himpuh.or.id

Siap Hadirkan Layanan Penerbangan Premium, Riyadh Air Bakal Resmi Mengudara di Akhir 2025

Kategori : Berita, Topik Hangat, Ditulis pada : 24 Februari 2025, 08:00:04

One-Year-Anniversary-image-3.jpg

HIMPUHNEWS - CEO Maskapai Riyadh Air Tony Douglas mengungkapkan bahwa penerbangan pertama pesawat Riyadh Air,  maskapai nasional Kerajaan Arab Saudi yang berfokus pada layanan penerbangan premium, akan dimulai pada akhir tahun 2025. 

“Semuanya sekarang tentang persiapan untuk mulai beroperasi, dan pada akhir tahun ini, Anda akan melihat Riyadh Air mengudara,” kata Douglas di FII Priority Summit di Miami, Amerika Serikat beberapa waktu lalu. 

Sejak awal berdirinya, Riyadh Air telah membuat langkah-langkah strategis untuk memantapkan dirinya sebagai maskapai global premium. Perusahaan telah menandatangani kemitraan besar, termasuk menjadi mitra maskapai global LIV Golf dan membawa bintang musik global Jameela ke Arab Saudi untuk pertama kalinya.

Douglas menggarisbawahi komitmen Riyadh Air untuk memperhatikan detail, khususnya dalam pengalaman penumpang, dengan membandingkannya dengan keanggunan dan kehalusan yang pernah dikaitkan dengan maskapai ikonik seperti TWA dan Pan Am.

“Awak kabin kami yang luar biasa akan mewujudkan haute couture, kemewahan, kehalusan, dan gaya,” katanya seperti dikutip dari saudigazette.

Yang memedakan Riyadh Air dari maskapai lainnya adalah pendekatannya yang mengutamakan inovasi digital. Douglas menguraikan visi untuk pengalaman perjalanan yang lancar yang didukung oleh kecerdasan buatan dan layanan yang dipersonalisasi.

Ini termasuk Layanan digital concierge yang bertujuan untuk menawarkan lebih dari sekadar pemesanan tiket, mengintegrasikan hiburan, hidangan lezat, dan peningkatan perjalanan lainnya ke dalam satu platform.

“Kekuatan digital persis seperti itu. Jika Anda mengatakan ingin terbang ke Riyadh, aplikasi concierge akan menyarankan agenda olahraga, pengalaman makanan enak, dan banyak lagi—mirip dengan Amazon, Uber, dan Airbnb, yang membuat prosesnya mudah,” jelas Douglas.

Douglas juga menyoroti strategi maskapai untuk memasuki pasar yang kurang terlayani di Arab Saudi. “Kami tidak mencoba membangun pasar yang tidak ada. Pasar itu ada, dan saat ini kurang terlayani—itu sama sekali tidak memuaskan,” katanya, seraya menambahkan bahwa Riyadh Air bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan pariwisata ke Kerajaan.

Kemitraan Sebagai Kunci

Douglas juga menekankan bahwa kemitraan strategis akan memainkan peran penting dalam ekspansi Riyadh Air. Maskapai ini telah mengamakan perjanjian dengan maskapai besar seperti Delta Air Lines dan Singapore Airlines, yang memungkinkan koneksi yang lancar ke destinasi di luar rute awalnya.

“Dengan Delta, misalnya, penumpang yang terbang dari Riyadh dapat dengan mudah terhubung ke Phoenix atau Baltimore melalui Atlanta atau JFK,” jelas Douglas.

Mengenai ekspansi armada, Douglas mengonfirmasi bahwa Riyadh Air telah memesan 72 Boeing 787 dan 60 Airbus A321neo. Maskapai ini juga terlibat dalam diskusi untuk memesan pesawat berbadan lebar tambahan.

Meskipun ada tantangan rantai pasokan di seluruh industri, Douglas menyatakan keyakinannya pada produsen. “Boeing akan menjadi yang terbaik, tidak diragukan lagi,” katanya.

Meskipun Douglas tidak mengungkapkan rute perdana Riyadh Air, ia mengisyaratkan rencana konektivitas global yang ambisius.

“Kami menargetkan 100 kota internasional pada tahun 2030,” katanya, mengakui Miami sebagai tambahan potensial untuk jaringan maskapai.

Arab Saudi telah berkembang pesat sebagai destinasi wisata yang diminati, dengan Douglas mencatat bahwa Kerajaan tersebut merupakan destinasi wisata kedua yang paling banyak dicari di Google tahun lalu.

Ia mendorong para pelancong untuk menjelajahi objek wisata seperti AlUla, Diriyah, dan transformasi yang sedang berlangsung di Riyadh, dengan menekankan bahwa Riyadh Air akan memainkan peran penting dalam membuka akses ke destinasi-destinasi tersebut.

Saat maskapai tersebut bersiap untuk peluncuran, Douglas menegaskan bahwa Riyadh Air akan mendefinisikan ulang perjalanan udara dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi sambil merangkul warisan dan aspirasi Arab Saudi. "Semuanya tentang pengalaman tamu," pungkasnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id