Tekor Rp100 Miliar per Tahun, Dedi Mulyadi Usul Bandara Kertajati Disetop

HIMPUHNEWS — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan penghentian sementara operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Wacana itu muncul menyusul tingginya biaya operasional bandara yang mencapai sekitar Rp100 miliar per tahun, namun dinilai belum memberikan manfaat ekonomi yang sepadan bagi masyarakat Jawa Barat.
Dedi menilai, pembiayaan operasional yang terus mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar tidak sehat jika tidak diiringi dengan kontribusi nyata. Ia mempertanyakan urgensi mempertahankan operasional bandara yang menurutnya belum menunjukkan kinerja komersial memadai.
“Pertanyaan saya, bisa nggak sih, karena kita ngebiayain terus tapi nggak ada hasilnya, Kertajati setop dulu?” ujar Dedi saat berdialog dengan Kepala Bappeda Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube resmi, Senin (5/1/2026).
Menurut Dedi, dari total anggaran sekitar Rp100 miliar per tahun, hampir separuhnya habis untuk kebutuhan manajemen dan operasional bandara. Namun, biaya tersebut dinilai belum sebanding dengan output ekonomi yang dihasilkan.
“Manajemennya dibiayai, digaji, tapi menghasilkan apa pun tidak,” tegas mantan Bupati Purwakarta itu.
Dedi juga menanggapi usulan sejumlah pihak agar Bandara Kertajati difungsikan sebagai basis penerbangan umrah ke Tanah Suci. Meski mengakui adanya dorongan tersebut, ia menolak skema yang melibatkan kewajiban aparatur sipil negara (ASN) sebagai penumpang demi menghidupkan bandara.
Menurutnya, pola semacam itu tidak mencerminkan mekanisme bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Ia khawatir bandara justru bergantung pada kebijakan administratif, bukan pada permintaan pasar.
“Kalau hari ini ASN diterbangkan, besok mau diterbangkan lagi ASN lagi? Kan tidak bisa. Ini kurang sehat,” ujarnya.
Bandara Kertajati yang berlokasi di Kabupaten Majalengka diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018, dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp2,6 triliun. Saat itu, Jokowi menyebut Kertajati sebagai salah satu bandara masa depan Indonesia yang diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Bahkan, pada sejumlah kesempatan, Presiden Jokowi menyampaikan optimismenya terhadap Kertajati dengan menyebut ketertarikan investor asing terhadap kawasan tersebut. “Kalau negara lain berbondong-bondong masuk, artinya di Kertajati ini ada sesuatu,” ujar Jokowi pada Juli 2023 lalu.
Meski demikian, hingga kini operasional Bandara Kertajati masih menghadapi tantangan, terutama dalam menarik lalu lintas penerbangan dan penumpang. Wacana penghentian sementara operasional yang dilontarkan Dedi Mulyadi pun berpotensi memicu perdebatan baru terkait arah kebijakan transportasi udara dan pengelolaan aset strategis di Jawa Barat.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
