himpuh.or.id

Tak Lagi Musiman, Garuda Siapkan Skema Agar Pesawat Umrah Bisa Langsung Dipakai Saat Haji

Kategori : Berita, Ditulis pada : 26 Februari 2026, 10:00:07

artikel-bumn-garuda-indonesia-3_169.jpeg

HIMPUHNEWS - Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan skema baru dalam optimalisasi armada penerbangan. Ke depan, pesawat yang selama ini digunakan untuk melayani penerbangan umrah akan dialihkan pemanfaatannya untuk mendukung operasional penerbangan haji yang bersifat musiman.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi armada sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pesawat sewaan saat musim haji tiba.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menjelaskan bahwa secara konsep, layanan penerbangan umrah dan haji memiliki kesamaan pola operasional, yakni mengangkut jemaah dari Indonesia menuju Arab Saudi.

"Ke depannya, mimpi kita adalah di network dan plan kita, pesawat yang digunakan oleh jam umrah ini akan di carry over atau di roll out untuk penggunaan haji," ujar Reza dalam acara HIPKA di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (25/2).

Optimalisasi Armada Tanpa Tambah Banyak Pesawat

Skema carry over atau roll out ini berarti pesawat yang melayani umrah sepanjang tahun tetap berada dalam jaringan operasional Garuda Indonesia. Armada tersebut kemudian dialihkan untuk mendukung penerbangan haji saat periode puncak, tanpa perlu sepenuhnya mengandalkan tambahan pesawat sewaan.

Dengan strategi ini, Garuda menilai pemanfaatan armada bisa dilakukan secara lebih optimal.

"Tadi kita menyampaikan, pesawat yang kita [gunakan untuk haji] juga sewa. Tidak semua pesawat tidak menggunakan pesawat dari Indonesia sendiri," ungkap Reza.

Reza mengakui, secara profesional terdapat perbedaan signifikan antara layanan haji dan umrah, terutama dari sisi periode operasional. Meski demikian, konsep dasar penerbangannya tetap serupa.

"Saat ini umrah dan haji sebenarnya secara profesional ada perbedaan yang signifikan namun secara konsep mirip-mirip. Bagaimana kami menghantarkan jemaah umrah dari airport yang ada di Indonesia ke airport yang ada di Saudi," katanya.

Garuda Indonesia menilai potensi pasar haji dan umrah nasional masih sangat besar, dengan estimasi total jemaah sekitar 1,2 hingga 1,5 juta orang per tahun. Saat ini, pangsa pasar Garuda berada di kisaran 30 persen, sehingga peluang peningkatan masih terbuka lebar.

"Jadi ceruknya masih besar, masih banyak jemaah yang stop over di Singapura, di Kuala Lumpur, bahkan sekarang ada di China, bahkan ada yang di India. Nah ini bagaimana kami hadir sebagai perwakilan pemerintah negara bisa meningkatkan market share," jelas Reza.

 

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id