Manasik Lebih Nyata, Kemenhaj Hadirkan Pesawat Boeing 737 di Asrama Haji Aceh

HIMPUHNEWS - Upaya meningkatkan kesiapan calon jamaah haji dan umrah terus dilakukan pemerintah. Kali ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menghadirkan pesawat Boeing 737 langsung ke kawasan Asrama Haji Embarkasi Aceh sebagai sarana edukasi dan manasik keberangkatan.
Pesawat tersebut ditempatkan di halaman Asrama Haji Embarkasi Aceh untuk memberikan pengalaman langsung kepada calon jamaah, khususnya terkait tata cara naik pesawat hingga posisi duduk selama penerbangan ke Tanah Suci.
“Kehadiran pesawat ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat dalam pelaksanaan haji dan umrah,” kata Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Aceh, Arijal, di Banda Aceh, Selasa.
Pesawat Boeing 737 tersebut merupakan hibah dari PT Garuda Indonesia hasil kerja sama dengan Kemenhaj. Asrama Haji Aceh dipilih sebagai lokasi penempatan pesawat untuk mendukung fungsi edukasi dan pelatihan jamaah.
“Ini tentu kerja sama dengan Kemenhaj, sehingga memilih tempatnya di Asrama Haji Aceh sebagai tempat edukasi bagi masyarakat Aceh khususnya,” ujarnya.
Saat ini, proses pemasangan pesawat disebut hampir rampung. Pesawat tersebut juga akan dilengkapi kursi layaknya pesawat komersial, sehingga suasana dan kondisi di dalam kabin menyerupai penerbangan sesungguhnya.
Latihan Naik Pesawat bagi Calon Jamaah
Dengan adanya pesawat tersebut, calon jamaah haji dan umrah dapat berlatih secara langsung sebelum keberangkatan. Menurut Arijal, metode ini diharapkan dapat memudahkan jamaah, terutama mereka yang belum pernah melakukan perjalanan udara.
“Dengan adanya pesawat itu, calon jamaah haji maupun umrah bisa melihat dan berlatih langsung, sehingga memudahkan mereka saat keberangkatan bagaimana tata cara naik pesawat maupun duduknya,” kata dia.
Pesawat di Asrama Haji Embarkasi Aceh ini disebut menjadi yang pertama di Indonesia. Penempatan tersebut tidak terlepas dari perhatian pemerintah pusat terhadap Aceh yang memiliki sejarah panjang dalam pemberangkatan ibadah haji, baik melalui jalur laut maupun udara.
“Sehingga, mungkin dari pusat memilih Aceh, dan juga bersama-sama dengan PT Garuda Indonesia untuk menjadikan pesawat ini sebagai tempat pelatihan bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi jamaah haji dan umrah yang ingin berangkat ke Arab Saudi,” katanya.
Arijal menambahkan, setelah proses pemasangan pesawat rampung dan diselesaikan oleh PT Garuda Indonesia, fasilitas manasik tersebut direncanakan akan segera diresmikan.
“Dalam waktu dekat akan diresmikan, mungkin oleh Pak Menteri atau Wakil Menteri datang ke sini bersama pihak Garuda dan instansi lainnya,” kata Arijal.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
