himpuh.or.id

Berbasis NDC, Tunaya Hadirkan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket Grup Umrah dan Haji

Kategori : Berita, Ditulis pada : 04 Februari 2026, 09:49:22

FotoJet - 2026-02-04T095115.488.jpg

HIMPUHNEWS - Industri Umrah dan Haji di Indonesia selama ini bertumpu pada pola pemesanan grup yang kompleks, manual, dan rentan inefisiensi. Mulai dari proses booking kursi pesawat yang berlapis, harga yang tidak real-time, hingga beban arus kas yang berat bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Melihat tantangan tersebut, Tunaya hadir sebagai solusi. Sebagai platform group booking pertama yang dibangun berbasis NDC (New Distribution Capability), Tunaya menawarkan pendekatan baru dalam pemesanan tiket penerbangan Umrah dan Haji—lebih langsung, transparan, dan fleksibel.

CEO Tunaya, Muhammad Khairi, menjelaskan bahwa karakter pasar Umrah dan Haji sangat berbeda dengan leisure travel biasa. Permintaannya bersifat group-based, sangat sensitif terhadap cash flow, serta membutuhkan fleksibilitas kursi dan harga, terutama pada periode puncak seperti Ramadan, Syawal, dan musim Haji.

“Di market seperti Umrah dan Haji, pendekatan lama berbasis GDS sudah tidak lagi memadai. Dibutuhkan sistem yang memungkinkan negosiasi langsung, harga real-time, dan pengelolaan grup yang adaptif. Di sinilah NDC menjadi sangat relevan,” ujar Khairi kepada Himpuh News saat ditemui dalam kegiatan Garuda Umrah Travel Fair (GUTF), Minggu (1/2/2026) di Kota Kasablanka, Jakarta.

NDC dan Perubahan Cara Group Booking

NDC merupakan standar distribusi baru yang memungkinkan maskapai menciptakan, menawarkan, dan mengelola pemesanan secara langsung melalui API.

Berbeda dengan sistem konvensional yang masih mengandalkan email, spreadsheet, dan komunikasi manual, NDC membuka ruang digitalisasi penuh dalam proses group booking.

Melalui platform Tunaya.id, pendekatan ini diterjemahkan ke dalam praktik nyata. PPIU dapat melakukan permintaan kursi grup dan block seat secara real-time, memperoleh harga langsung dari maskapai, serta menikmati skema pembayaran yang lebih fleksibel.

Tidak hanya ditopang oleh teknologi, Tunaya juga menyiapkan skema transaksi yang dirancang ringan bagi arus kas PPIU. Pada tahap awal, penyelenggara cukup membayar Rp500.000 per jamaah pada bulan pertama untuk dapat mengamankan booking tiket grup melalui platform Tunaya.id.

Skema ini memberikan ruang napas bagi PPIU, khususnya skala kecil dan menengah, agar dapat mengelola cash flow tanpa tekanan besar di awal.

“Problem terbesar PPIU itu adalah tekanan dana di depan. Karena itu kami rancang skema pembayaran yang realistis dan berpihak pada pelaku industri,” jelas Khairi.

Menguatkan Konsorsium dan Transparansi

Selain fleksibilitas pembayaran, Tunaya juga menjawab kebutuhan konsorsium PPIU yang selama ini menjadi kekuatan khas Indonesia. Banyak PPIU tidak memiliki volume besar secara individual, namun menjadi signifikan ketika digabungkan.

Platform group booking berbasis NDC memungkinkan penggabungan demand ini secara sistematis, memberi maskapai visibilitas lebih awal, sekaligus mengelola risiko dan inventori dengan lebih terkendali.

Di sisi lain, aspek transparansi dan kepatuhan menjadi nilai tambah krusial. Dengan NDC, data pemesanan tercatat langsung di sistem maskapai melalui PNR yang valid, lengkap dengan audit trail transaksi. Hal ini memudahkan verifikasi harga dan kursi, sekaligus meminimalkan risiko penipuan tiket penerbangan yang kerap terjadi dalam industri Umrah dan Haji.

“Transparansi bukan cuma soal teknologi, tapi soal kepercayaan. Jamaah, PPIU, maskapai, sampai regulator butuh sistem yang bisa diverifikasi dan akuntabel,” tegas Khairi.

Kebutuhan Struktural, Bukan Sekadar Tren

Menurut Khairi, penerapan NDC untuk group booking Umrah dan Haji bukanlah konsep teoritis. Secara global, pendekatan ini sudah berjalan. Di Indonesia, prosesnya sedang dan mulai berkembang, dengan Umrah dan Haji sebagai salah satu use case paling logis dan kuat.

“NDC mengubah group booking dari proses manual yang rapuh menjadi sistem digital yang scalable. Untuk Indonesia, ini bukan lagi ‘nice to have’, tapi kebutuhan struktural industri,” kata dia.

Dengan mengedepankan teknologi NDC sekaligus skema pembayaran yang adaptif, Tunaya memosisikan diri sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem perjalanan religi yang modern, efisien, dan terpercaya—sejalan dengan taglinya, “Everything in your hand.”

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id