Kemenhaj Saudi Imbau Jemaah Umrah Patuhi Aturan Bagasi Selama Ramadhan 1447 H

HIMPUHNEWS - Lonjakan jamaah umrah pada Ramadhan 1447 Hijriah mendorong otoritas Arab Saudi menegaskan kembali aturan perjalanan, khususnya soal bagasi. Sejak awal musim umrah, 11,8 juta jamaah dari luar negeri tercatat tiba di Saudi, sehingga kepatuhan terhadap ketentuan bagasi dinilai krusial untuk menjaga kelancaran arus jamaah.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Dalam imbauan tersebut Kementerian meminta jamaah memperhatikan cara pengemasan barang bawaan sejak sebelum keberangkatan.
Larangan Mengikat Bagasi dan Tas Bertali Panjang
Dikutip media lokal Okaz.com.sa, Dalam ketentuan yang disampaikan, jamaah diminta mengemas barang dengan rapi dan tidak mengikat bagasi menggunakan tali. Penggunaan penampung berbahan kain juga disebut tidak diperbolehkan.
Selain itu, jamaah dilarang membawa tas bertali panjang serta bagasi yang melebihi batas berat yang ditetapkan maskapai. Aturan ini diterapkan untuk mencegah hambatan dalam pergerakan jamaah, terutama di bandara dan area layanan.
Imbauan Koordinasi dengan Maskapai
Kementerian menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan bagasi akan memperlancar perjalanan jamaah secara keseluruhan. Disiplin dalam pengemasan membantu petugas menghindari penumpukan barang serta menjaga kenyamanan jamaah lain.
Jamaah juga dianjurkan berkomunikasi dengan maskapai penerbangan sebelum keberangkatan guna memastikan batas berat dan dimensi bagasi yang diperbolehkan.
Manfaatkan Panduan Digital Umrah
Selain aturan bagasi, jamaah diimbau memanfaatkan panduan umrah digital melalui kode QR. Langkah ini ditujukan agar jamaah lebih siap dan dapat menghindari keterlambatan, khususnya saat proses check-in.
Petugas juga mengingatkan jamaah untuk mematuhi aturan keamanan penerbangan, termasuk larangan membawa benda tajam, cairan berlebihan, serta barang terlarang lain yang berpotensi mengganggu keselamatan.
Menata bagasi secara tertib dan mematuhi protokol yang berlaku dinilai berperan penting dalam kelancaran operasional bandara. Ketaatan jamaah memungkinkan petugas fokus pada pelayanan inti dan meminimalkan gangguan selama puncak kedatangan Ramadhan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
