Menabung Koin 11 Tahun, Warga Tuban Ini Wujudkan Mimpi Daftar Haji

HIMPUHNEWS - Ketekunan menabung dalam jangka panjang mengantarkan seorang warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendaftar ibadah haji. Moh. Nasrudin, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, berhasil menyetorkan dana pendaftaran haji yang dikumpulkan dari uang koin selama lebih dari 11 tahun.
Peristiwa itu terjadi saat Nasrudin mendatangi kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Tuban pada Rabu, 4 Februari 2026. Aksinya menyetorkan puluhan kaleng biskuit berisi uang receh kemudian menyita perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.
Kedatangan Nasrudin ke kantor BSI Tuban terekam saat ia menggunakan kendaraan pikap L300. Di bak mobil tersebut, tersusun kaleng-kaleng biskuit yang seluruhnya berisi uang koin pecahan kecil.
Seorang pegawai BSI mengabadikan momen tersebut ketika Nasrudin melakukan setoran awal pendaftaran haji. Meski jumlah koin cukup banyak dan memerlukan proses penghitungan yang tidak sederhana, pihak bank tetap melayani sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam proses pendaftaran haji, Nasrudin didampingi oleh sang istri serta keponakannya. Pihak BSI Tuban memastikan seluruh tahapan berjalan lancar meskipun setoran dilakukan dalam bentuk uang koin.
Nasrudin menjelaskan bahwa tabungan tersebut merupakan hasil menyisihkan uang secara bertahap selama 11 tahun 35 hari. Kebiasaan itu bermula dari koin pecahan seribu rupiah yang kerap ia temukan, lalu dikumpulkan dan disimpan dalam kaleng biskuit.
“Alhamdulillah, hari ini niat saya untuk mendaftar haji bisa terwujud dari hasil menabung sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun,” ujar Nasrudin, dikutip dari Kilasjatim, Kamis (05/02).
Ia menyebutkan, dari kebiasaan tersebut, terkumpul 13 kaleng biskuit berisi uang koin. Jika ditotal, nilai tabungan itu mencapai sekitar Rp55 juta hingga Rp60 juta, yang kemudian digunakan untuk memenuhi persyaratan pendaftaran ibadah haji.
Nasrudin berharap pengalamannya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat luas. Menurutnya, ketekunan, disiplin, dan kesabaran menjadi kunci untuk meraih tujuan besar, meski dimulai dari langkah kecil.
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan diri mengelola keuangan dan menyisihkan penghasilan secara berkelanjutan demi mewujudkan impian di masa depan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
