himpuh.or.id

Menhaj Temui Dubes Saudi, Bahas Kesiapan Haji hingga Dinamika Timur Tengah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 08 April 2026, 07:00:11

 

 

HIMPUHNEWS  —Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menemui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, untuk membahas kesiapan penyelenggaraan haji 2026 di tengah dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026), juga menyoroti potensi dampak situasi geopolitik terhadap kelancaran ibadah haji, terutama dari sisi biaya dan operasional.

"Alhamdulillah saya tadi sudah berbicara cukup panjang dengan beliau (Duta Besar Arab Saudi untuk RI) terkait dengan persiapan haji di Indonesia. Alhamdulillah persiapan haji kita sudah hampir 100%. Semua sudah selesai, visa sudah keluar, kemudian akomodasi, katering, dan lain sebagainya sudah selesai," kata Gus Irfan.

Bahas Dampak Konflik Timur Tengah

Selain memastikan kesiapan teknis, pertemuan tersebut juga menyoroti dinamika kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi operasional haji, terutama dari sisi biaya dan logistik.

"Mudah-mudahan situasi Timur Tengah yang kurang menguntungkan, di mana banyak terjadi peperangan, tidak akan memengaruhi persiapan dan keberangkatan jemaah haji kita. Kami juga menyadari bahwa situasi peperangan ini juga menyebabkan berbagai kendala di lapangan, termasuk dan terutama terkait dengan kenaikan biaya bahan bakar yang melonjak hampir dua kali lipat, bahkan lebih," katanya.

Gus Irfan berharap kondisi konflik dapat segera mereda, terutama menjelang puncak musim haji.

"Kami berharap pertempuran yang sudah dan sedang terjadi ini bisa segera mereda dan terutama dalam rangka menghormati persiapan keberangkatan jemaah haji, kami berharap kedua belah pihak busa mengurangi tensi sehingga proses ritual haji dari seluruh dunia bisa berjalan dengan khidmat," katanya.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia memastikan jadwal keberangkatan jemaah tetap berjalan sesuai rencana. Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026.

"Insya Allah tanggal 21 (April 2026), jemaah haji kloter pertama bisa masuk asrama haji dan tanggal 22 (April 2026) berangkat ke Arab Saudi," sambungnya.

Saudi Pastikan Dukungan dan Stabilitas

Sementara itu, Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan komitmen Kedutaan Besar Arab Saudi untuk terus mendukung Indonesia.

"Kami di Kedutaan Arab Saudi tentu senantiasa terus melakukan upaya-upaya kami untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama, dan juga meringankan berbagai permasalahan yang mungkin dihadapi. Tentu kita akan siap untuk memberikan support dan bantuannya demi terlaksananya ibadah haji ini dengan baik dan lancar," ujarnya.

Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut koordinasi pelayanan jemaah.

"Kunjungan ini merupakan follow up koordinasi kami untuk menjamin perjalanan jemaah haji berjalan dengan baik. Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia berkomitmen memberikan dukungan penuh demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji," ujar Dubes Saudi.

Faisal juga memastikan kondisi negaranya tetap aman bagi pelaksanaan ibadah haji.

"Arab Saudi saat ini dalam keadaan damai. Kami sangat memperhatikan kepentingan umat Islam dan terus berupaya menjaga stabilitas, termasuk mendorong agar ketegangan di kawasan tidak berlanjut," imbuhnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id