himpuh.or.id

Modus Baru Penipuan Haji Makin Marak, Pelaku Incar Data dan Rekening Jemaah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 21 April 2026, 09:00:56

WhatsApp Image 2026-04-21 at 11.05.25.jpeg

HIMPUHNEWS - Maraknya aktivitas menjelang musim haji 2026 dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan. Calon jemaah haji menjadi sasaran, dengan modus yang menyasar data pribadi hingga rekening korban.

Di Kabupaten Sukabumi, sedikitnya 20 calon jemaah haji diduga hampir menjadi korban praktik penipuan tersebut.

Modus Telepon Berkedok Pembaruan Data

Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, mengungkapkan pelaku umumnya menghubungi korban melalui telepon dengan dalih pembaruan data atau perbaikan sistem.

“Memang akhir-akhir ini banyak modus yang menghubungi jemaah, bahkan bukan hanya di Sukabumi tapi se-Indonesia. Modusnya itu menelepon jemaah dengan alasan update data, kemudian meminta data seperti KTP atau dokumen lainnya,” kata Abdul Manan, Senin (20/4/2026).

Pelaku, lanjut dia, kerap memanfaatkan kondisi korban yang tidak dapat datang langsung ke kantor atau berada jauh dari lokasi layanan.

"Saat jemaah tidak bisa atau jaraknya jauh, si penelepon menawarkan bantuan secara daring," sambungnya.

Kirim Aplikasi, Pelaku Bisa Kendalikan Ponsel

Selain melalui telepon, pelaku juga menggunakan cara lain dengan mengirimkan aplikasi untuk diunduh korban. Setelah aplikasi terpasang, pelaku dapat mengakses perangkat korban secara penuh.

Dari situ, data penting seperti informasi perbankan hingga rekening dapat diambil alih.

“(Jadi targetnya) itu data nasabah atau terutama data rekening dana yang ada di jemaah. Barusan juga ada informasi jemaah dari Cianjur yang rekeningnya terkuras sekitar Rp 20 jutaan dengan modus yang sama,” ujar Manan.

Jemaah Diminta Tidak Mudah Memberi Data

Abdul Manan mengingatkan calon jemaah haji untuk lebih waspada dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Ia juga menegaskan agar jemaah segera menghentikan komunikasi jika menemukan indikasi penipuan.

“Kepada para calon jemaah haji kami meminta untuk tidak mudah melakukan apa yang mereka inginkan. Jika menemukan modus seperti itu, segera tutup telepon atau hubungi kami di kantor haji dan umrah,” ujarnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang terus berkembang, terutama menjelang musim haji yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id