himpuh.or.id

Terlihat Mencurigakan di X-Ray, Koper Jemaah Haji Dibongkar—Isinya Ternyata Petis

Kategori : Berita, Ditulis pada : 28 April 2026, 09:30:13

arus-kedatangan-jemaah-haji-indonesia-gelombang-i-di-bandara-internasional-pangeran-mohammad-bin-aziz-madinah-1776999778723_169.jpeg

HIMPUHNEWS - Kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Mohammad bin Abdulaziz (AMAA), Madinah, kembali diwarnai insiden pemeriksaan ketat. Salah satu koper milik jemaah terpaksa dibongkar petugas otoritas bandara setelah terdeteksi mencurigakan saat melalui pemindaian X-ray.

Setelah dilakukan pemeriksaan manual, isi koper yang memicu kecurigaan tersebut ternyata hanya petis—bumbu dapur khas Indonesia—yang dibawa dalam jumlah cukup banyak.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa tindakan pembongkaran dilakukan bukan karena jenis barang, melainkan cara pengemasannya.

"Kondisi hari ini agak unik ya. Ada satu jemaah yang kopernya terpaksa dibongkar oleh petugas X-ray karena kedapatan membawa petis dalam jumlah yang banyak. Dikemas dalam kemasan yang menurut mereka (petugas) mungkin terlalu mencurigakan," ujar Abdul Basir saat ditemui di Bandara AMAA Madinah, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, karakter bahan seperti petis yang padat dan dibungkus berlapis-lapis dapat menimbulkan citra ambigu pada mesin X-ray, sehingga memicu pemeriksaan lanjutan oleh petugas keamanan.

Tidak Disita, Petis Dikembalikan ke Jemaah

Meski sempat tertahan, barang tersebut dipastikan tidak disita. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan diberikan penjelasan oleh petugas haji Indonesia, otoritas bandara mengizinkan jemaah membawa kembali barang tersebut.

"Karena petis itu memang kategori makanan biasa, kategori makanan tradisional, oleh petugas X-ray diberikan (dikembalikan) setelah ada penjelasan dari kita," tambahnya.

Abdul Basir menegaskan, faktor kemasan menjadi penyebab utama kecurigaan, bukan semata jumlah barang yang dibawa.

Kasus ini menjadi pengingat bagi jemaah agar memperhatikan cara mengemas barang bawaan, khususnya bahan makanan. Pengemasan yang tidak lazim berpotensi memicu kecurigaan saat pemeriksaan keamanan di bandara.

Hingga saat ini, arus kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah terus berlangsung. Tercatat sebanyak 89 kelompok terbang (kloter) dengan total 34.652 jemaah telah tiba untuk menjalankan rangkaian ibadah haji 2026.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id