himpuh.or.id

Penerbangan Haji 2026 Berjalan Mulus, Ketepatan Waktu Tembus 96 Persen

Kategori : Berita, Ditulis pada : 11 Mei 2026, 08:29:21

WhatsApp Image 2026-05-11 at 10.31.31.jpeg

HIMPUHNEWS — Operasional penerbangan haji 2026 menunjukkan tingkat ketepatan waktu yang tinggi di tengah masifnya pergerakan jemaah menuju Tanah Suci. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat tingkat on-time performance (OTP) keberangkatan penerbangan haji mencapai sekitar 96 persen hingga pertengahan fase pemberangkatan.

Capaian tersebut diraih di tengah pelayanan terhadap ratusan penerbangan haji dari berbagai embarkasi di Indonesia.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan selama periode 21 April hingga 9 Mei 2026, sebanyak 126.097 calon jemaah haji telah diberangkatkan melalui 14 bandara yang dikelola perusahaan.

Total penerbangan haji yang dilayani dalam periode tersebut mencapai 322 penerbangan.

310 Penerbangan Berangkat Tepat Waktu

Dari total penerbangan itu, sebanyak 310 penerbangan tercatat berangkat sesuai jadwal, mendorong tingkat ketepatan waktu kumulatif menyentuh 96 persen.

"Penyelenggaraan penerbangan haji di bandara-bandara InJourney Airports secara umum berjalan lancar dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan atau OTP mencapai sekitar 96 persen," kata Mohammad R Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut Pahlevi, tingginya tingkat ketepatan waktu tersebut tidak lepas dari koordinasi lintas sektor yang telah disiapkan sejak awal operasional haji.

Ia menyebut proses layanan dirancang sejak dari asrama haji, perjalanan menuju bandara, proses keberangkatan di terminal, hingga tahapan naik pesawat.

“Perencanaan matang didukung implementasi yang tepat sangat mendukung kelancaran keberangkatan penerbangan haji sehingga OTP sangat tinggi," ujarnya.

Pahlevi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasional haji, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, operator ground handling, Kementerian Haji dan Umrah, hingga Kementerian Perhubungan.

Pemeriksaan Keamanan Dilakukan Sejak Asrama Haji

Untuk mempercepat proses keberangkatan, sebagian pemeriksaan keamanan terhadap calon jemaah dan barang bawaan disebut telah dilakukan sejak di asrama haji.

Sejalan dengan itu, InJourney Airports menempatkan personel aviation security lengkap dengan perangkat pemeriksaan keamanan di sejumlah titik keberangkatan.

Faktor infrastruktur bandara juga disebut ikut menopang kelancaran operasional.

Salah satu yang disorot yakni keberadaan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Soekarno-Hatta yang kini menjadi pusat layanan keberangkatan jemaah.

"Kelancaran keberangkatan didukung adanya terminal khusus untuk melayani calon jemaah haji,” jelas Pahlevi.

Juanda Jadi Bandara Tersibuk

Bandara Juanda Surabaya tercatat menjadi embarkasi tersibuk selama periode 21 April–9 Mei 2026 dengan melayani 25.794 jemaah dalam 68 kelompok terbang (kloter).

Posisi berikutnya ditempati Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dengan 20.031 jemaah dalam 47 kloter, lalu Bandara Adi Soemarmo Solo dengan 19.002 jemaah dalam 53 kloter.

Sementara Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melayani 9.808 jemaah dalam 25 kloter, sedangkan Bandara Kualanamu Deli Serdang mencatat 5.379 jemaah dalam 15 kloter.

InJourney Airports menyatakan akan terus menjaga kelancaran operasional hingga akhir periode keberangkatan jemaah haji yang dijadwalkan berlangsung sampai 21 Mei 2026.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id