himpuh.or.id

Petugas Bandara Jeddah Bongkar Koper Jemaah Haji karena Benda Misterius, Isinya Ternyata Tempe Orek

Kategori : Berita, Ditulis pada : 12 Mei 2026, 08:30:30

287820.jpg

HIMPUHNEWS - Pemeriksaan bagasi jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA), Jeddah, mendadak menarik perhatian petugas setempat. Sebuah koper milik jemaah asal embarkasi Palembang sempat dicurigai setelah layar X-Ray menampilkan tumpukan benda tak biasa dalam jumlah besar.

Setelah koper dibuka secara manual, isi yang membuat petugas kebingungan itu ternyata bukan barang berbahaya, melainkan tempe orek seberat lima kilogram.

Temuan tak biasa itu diungkap Tim Bagasi Bandara Jeddah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Muhammad Riza Fahlevi.

"Ternyata ada tempe orek berkilo-kilogram, kami lalu menjelaskan pada petugasnya bahwa itu makanan," ujar Riza saat ditemui di Bandara KAIA Jeddah, Senin (11/5/2026).

Menurut Riza, petugas bandara Arab Saudi awalnya tidak mengenali makanan olahan berbahan kedelai yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia tersebut. Tim pendamping haji Indonesia kemudian memberikan penjelasan agar barang bawaan jemaah itu tidak bermasalah.

Setelah mendapat penjelasan, koper tersebut akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan bersama pemiliknya.

Bukan Tempe Saja, Minyak Zaitun Juga Bikin Curiga

Riza mengatakan, temuan unik itu bukan satu-satunya insiden yang memicu pemeriksaan bagasi. Petugas juga sempat mencurigai koper lain yang berisi minyak zaitun karena cara pengemasannya dinilai tidak lazim.

Menurut dia, botol minyak zaitun yang dibungkus berlapis dengan lilitan lakban tebal justru memicu alarm pemeriksaan X-Ray.

"Kemasan itu yang membuat petugas X-Ray curiga dan meminta pembongkaran," ucap Riza.

PPIH mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang dalam jumlah berlebihan atau mengemas barang dengan cara yang bisa menimbulkan kecurigaan petugas keamanan bandara.

Sebab, proses pembongkaran satu koper saja bisa berdampak pada distribusi bagasi jemaah lainnya.

"Karena proses pembongkaran ini bisa menghambat distribusi koper jemaah lainnya dari bandara ke hotel," tuturnya.

Tantangan Distribusi Bagasi di Jeddah

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir mengatakan penanganan bagasi di Bandara Jeddah memiliki tantangan tersendiri dibandingkan Madinah.

Menurut dia, Bandara KAIA tidak memiliki fasilitas gedung kargo terintegrasi seperti di Bandara Madinah, sehingga pengawasan distribusi koper harus dilakukan lebih intensif.

"Sedangkan di Jeddah tidak ada sehingga perlu ditempatkan satu petugas sebagai penghubung untuk mengetahui area mana bagasi jemaah akan didrop," kata Basir.

Saat ini, petugas haji Indonesia di sektor bandara terus bersiaga memastikan seluruh koper jemaah aman sebelum diberangkatkan menggunakan truk kontainer menuju Makkah.


messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id