himpuh.or.id

Andalkan Command Center dan Kawal Haji, Aduan Jemaah Kini Bisa Ditangani Lebih Cepat

Kategori : Berita, Ditulis pada : 13 Mei 2026, 07:30:27

f42a6ba4-3883-48ac-8230-3cf927daa72b-1778597020441.jpg

HIMPUHNEWS - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki fase krusial dengan jumlah jemaah Indonesia yang terus bertambah di Arab Saudi. Hingga hari ke-22 operasional haji, tercatat 138.879 jemaah bersama 1.433 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Di tengah skala layanan yang kian besar, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat transformasi digital untuk mempercepat pengawasan dan penanganan berbagai layanan jemaah.

Digitalisasi tersebut difokuskan pada sistem pelaporan, pemantauan layanan, hingga percepatan respons terhadap berbagai kendala yang dialami jemaah selama berada di Arab Saudi.

“Hari ini kita memasuki hari ke-22 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji. Secara umum, seluruh layanan berjalan dengan baik, mulai dari pemberangkatan di Tanah Air, kedatangan di Arab Saudi, akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pembinaan ibadah, dengan pendampingan petugas di seluruh titik layanan,” ujar Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, dalam keterangan resmi di Media Center Haji (MCH) Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Lebih dari 138 Ribu Jemaah Sudah Tiba di Arab Saudi

Berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 359 kelompok terbang (kloter) dengan 138.879 jemaah serta 1.433 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Sementara itu, arus pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah masih berlangsung bertahap. Hingga kini, sebanyak 273 kloter dengan 105.360 jemaah dan 1.092 petugas tercatat telah tiba di Makkah.

Untuk gelombang kedua kedatangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, tercatat 84 kloter dengan 32.009 jemaah dan 337 petugas telah tiba dan mulai mengikuti tahapan layanan operasional.

Selain jemaah reguler, sebanyak 6.018 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah sesuai jadwal masing-masing.

Kawal Haji Jadi Kanal Aduan dan Respons Cepat

Sebagai bagian dari transformasi digital, Kemenhaj mengoptimalkan platform Kawal Haji yang dapat dimanfaatkan jemaah maupun petugas untuk menyampaikan laporan, informasi, hingga kendala layanan selama di Tanah Suci.

“Melalui Kawal Haji, setiap laporan yang masuk dapat dipantau, diteruskan, dan ditindaklanjuti lebih cepat sesuai kewenangan petugas di lapangan. Ini adalah bentuk komitmen kami agar setiap suara jemaah dapat segera ditangani,” jelas Maria.

Platform tersebut menjadi salah satu instrumen utama dalam mempercepat alur komunikasi antara jemaah dan petugas, terutama ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan segera.

Command Center Pantau Layanan Secara Terintegrasi

Selain kanal pelaporan digital, Kemenhaj juga memperkuat fungsi Command Center Haji 2026 sebagai pusat kendali operasional internal.

Sistem ini digunakan untuk memantau berbagai aspek layanan secara terintegrasi, mulai dari pergerakan jemaah, data kloter, pembagian sektor, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga berbagai informasi lapangan yang memerlukan respons cepat.

“Dengan sistem ini, pengawasan tidak lagi hanya dilakukan secara manual, tetapi berbasis data dan informasi yang terintegrasi. Tujuannya jelas, agar setiap layanan dapat dipantau lebih dekat dan setiap kendala dapat segera direspons secara cepat dan tepat,” lanjutnya.

Menjelang fase puncak haji, pemerintah mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur energi agar tetap prima.

“Fase puncak haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Kami mengimbau jemaah untuk mengutamakan ibadah wajib, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, cukup minum, dan segera melapor jika mengalami kendala layanan,” tegas Maria.

Kemenhaj juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas haji Indonesia yang terus mendampingi dan melayani jemaah baik sejak di Tanah Air maupun selama di Arab Saudi.

“Transformasi digital ini kami hadirkan untuk memastikan layanan haji semakin cepat, responsif, transparan, dan benar-benar berpihak kepada jemaah,” tutup Maria.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id