Sertifikat Haji Kini Bisa Diunduh Mandiri Lewat Nusuk, Jemaah Tak Perlu Lagi Urus Dokumen Manual
HIMPUHNEWS - Transformasi digital layanan haji yang dilakukan Arab Saudi kini memungkinkan jemaah memperoleh sertifikat haji secara mandiri hanya melalui Kartu Nusuk. Dokumen digital tersebut menjadi bukti resmi bahwa jemaah telah menunaikan ibadah haji sekaligus bagian dari modernisasi layanan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kemudahan akses bagi jutaan jemaah dari berbagai negara.
Selama ini Kartu Nusuk dikenal sebagai identitas resmi jemaah selama berada di Arab Saudi dan digunakan untuk mengakses berbagai layanan haji. Namun, kartu tersebut juga memiliki fungsi lain yang belum banyak diketahui, yakni sebagai akses untuk mengunduh sertifikat haji digital yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi.
Sertifikat digital tersebut tersedia dalam sejumlah pilihan bahasa sehingga dapat digunakan oleh jemaah dari berbagai negara. Hingga kini belum tersedia opsi bahasa Indonesia. Namun, jemaah Indonesia dapat memilih bahasa Malaysia atau bahasa Inggris yang dinilai paling mudah dipahami.
Cara Mengunduh Sertifikat Haji Digital
Jemaah yang ingin memperoleh sertifikat haji digital dapat memulainya dengan memindai barcode yang terdapat pada Kartu Nusuk.
Setelah halaman layanan terbuka, jemaah dapat memilih bahasa Inggris pada bagian kiri atas layar untuk memudahkan navigasi. Selanjutnya, pilih menu "View Certificate" untuk mengakses sertifikat.
Pada tahap berikutnya, jemaah dapat menentukan bahasa yang digunakan dalam dokumen melalui menu "Certificate Language". Pilihan bahasa yang tersedia meliputi Arab, Inggris, Prancis, Turki, Urdu, Malaysia, dan Persia.
Sebelum mengunduh dokumen, jemaah juga dapat melihat tampilan sertifikat terlebih dahulu melalui menu "Preview Certificate". Pada tahap ini, sertifikat dapat disimpan dalam bentuk gambar melalui tangkapan layar atau screenshot.
Apabila menginginkan dokumen resmi dalam format PDF, jemaah cukup menekan tombol "Download PDF". Setelah proses unduhan selesai, file akan tersimpan secara otomatis di perangkat dan dapat dicetak kapan saja sesuai kebutuhan.
Bagian dari Modernisasi Layanan Haji
Penerbitan sertifikat haji digital merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan haji yang terus dilakukan Pemerintah Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Sistem ini memungkinkan jemaah memperoleh dokumen secara lebih cepat tanpa harus melalui proses administrasi manual.
Selain memudahkan proses penerbitan, sistem digital juga memberikan kemudahan dalam penyimpanan dokumen karena sertifikat dapat diakses kembali melalui layanan yang terhubung dengan identitas Nusuk masing-masing jemaah.
Bagi jemaah Indonesia yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), sertifikat haji dapat diunduh sebelum kembali ke Tanah Air maupun setelah tiba di Indonesia selama akses ke akun dan Kartu Nusuk masih tersedia.
Dokumen tersebut tidak hanya menjadi kenang-kenangan atas perjalanan spiritual di Tanah Suci, tetapi juga berfungsi sebagai bukti resmi bahwa jemaah telah menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

