himpuh.or.id

Pemerintah Pastikan Tak Ada Jemaah Umrah Indonesia Terdampak Penutupan Bandara di Arab Saudi

Kategori : Berita, Ditulis pada : 17 Juli 2026, 09:00:50

f7067887-395c-40df-a766-c4897db09480-1772784452461.jpeg

HIMPUHNEWS - Pemerintah memastikan hingga kini belum ada warga negara Indonesia (WNI), khususnya jemaah umrah, yang terdampak penutupan salah satu bandara di Arab Saudi akibat eskalasi konflik Israel dan Iran. Meski demikian, pemerintah terus memantau perkembangan situasi untuk mengantisipasi dampak terhadap WNI yang berada di kawasan tersebut.

Kepastian itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat ditemui di Gedung Parlemen, Kamis (16/7/2026).

Menurut Arrmanatha, bandara yang ditutup bukan berada di Jeddah, sehingga tidak memengaruhi jalur utama perjalanan mayoritas jemaah umrah asal Indonesia.

"Ya, jadi WNI yang sedang umrah itu, bandara yang ditutup itu sebenarnya bukan bandara di Jeddah. Jadi itu bandara sekitar 600 kilometer dari Jeddah. KJRI telah menugaskan satu orang ke bandara itu untuk melihat apakah ada WNI atau kelompok WNI yang terdampak di situ," kata Arrmanatha.

KJRI Lakukan Pemantauan di Lokasi

Arrmanatha menjelaskan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) telah mengirimkan petugas ke lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pendataan apabila terdapat WNI yang terdampak akibat penutupan bandara tersebut.

Berdasarkan laporan sementara, pemerintah belum menemukan adanya jemaah umrah Indonesia yang mengalami kendala perjalanan.

Ia juga menjelaskan bahwa penerbangan yang terdampak penutupan bandara tersebut merupakan penerbangan berbiaya rendah dengan tujuan Singapura, sehingga tidak berkaitan langsung dengan jalur penerbangan yang biasa digunakan jemaah umrah asal Indonesia.

"Pesawat yang keluar dari bandara itu adalah pesawat yang tujuannya ke Singapura, itu low cost carrier yang ke Singapura. Tetapi sampai saat ini laporan yang kita dapatkan bahwa bandara yang ditutup itu tidak ada, belum ada jemaah Indonesia yang terdampak di situ," ujarnya.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan konflik Israel-Iran beserta dampaknya terhadap WNI di luar negeri, termasuk para jemaah umrah yang sedang berada di Arab Saudi.

Langkah pemantauan dilakukan untuk memastikan keselamatan WNI sekaligus mengantisipasi apabila situasi keamanan di kawasan mengalami perubahan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id