himpuh.or.id

Total 367 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, 60 Masih Jalani Perawatan

Kategori : Berita, Ditulis pada : 03 Juli 2026, 06:00:01

KKHI-Madinah-2026-1024x568-1.jpg

HIMPUHNEWS - Operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia 1447 H/2026 M resmi berakhir setelah kelompok terbang (kloter) terakhir tiba di Tanah Air. Di balik selesainya rangkaian pemulangan jemaah, pemerintah mencatat sebanyak 367 jemaah haji dan satu petugas haji meninggal dunia selama berada di Arab Saudi. Sementara itu, 60 jemaah lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Tanah Suci.

Kloter terakhir jemaah haji Indonesia telah tiba pada Rabu (1/7/2026). Penutupan operasional ditandai dengan kepulangan kloter pamungkas asal Jawa Timur, yakni Kloter 116, serta kloter terakhir secara nasional yang mendarat di Makassar.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, jumlah jemaah yang wafat pada penyelenggaraan haji tahun ini masih tergolong tinggi. Namun, angkanya lebih rendah dibandingkan musim haji sebelumnya.

"Tercatat 367 jemaah dan 1 petugas haji wafat di Arab Saudi. Ini jumlah angka yang menurut kami masih cukup besar walaupun masih jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Irfan turut mendoakan seluruh jemaah yang wafat agar memperoleh husnul khatimah. Pemerintah juga memastikan keluarga jemaah yang meninggal dapat mengajukan klaim asuransi jiwa sesuai ketentuan yang berlaku.

"Akan kami bantu juga (klaim asuransi jiwa). Nilai pertanggungan sebesar BPIH langsung yang dikirimkan oleh perusahaan asuransi masing-masing kepada rekening keluarga jemaah," ujarnya.

Selain mencatat angka kematian, Kementerian Haji dan Umrah juga masih memantau kondisi puluhan jemaah yang belum dapat dipulangkan karena menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Menurut Irfan, terdapat 60 jemaah yang masih dirawat di rumah sakit yang tersebar di tiga kota.

"7 di Jeddah, 31 di Madinah, dan 22 di Makkah. Kami akan selalu komunikasi dengan keluarga karena kami masih meninggalkan beberapa tim untuk selalu memantau perkembangan kesehatan mereka di sana," jelasnya.

Pemerintah memastikan tim pendamping tetap berada di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan para jemaah hingga mereka dinyatakan memungkinkan kembali ke Indonesia.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id