himpuh.or.id

Kenaikan Harga Komoditas dan Tiket Pesawat Jadi Tantangan Utama Haji 2027

Kategori : Berita, Ditulis pada : 21 Juli 2026, 05:00:33

20e95ce3-27ba-41f5-bb62-7d70e88fe88b-1784530870074.jpg

HIMPUHNEWS - Penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 M diperkirakan akan menghadapi tantangan yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kenaikan harga komoditas global dan tarif tiket pesawat menjadi dua faktor yang dinilai berpotensi memengaruhi pelaksanaan haji tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat memberikan pembinaan sekaligus penghargaan dalam rangka persiapan operasional Haji 1448 H/2027 M di Asrama Haji Kelas I Surabaya, Senin (20/7/2026).

Menurut Dahnil, kondisi tersebut harus diantisipasi dengan upaya pembenahan yang berkelanjutan agar kualitas penyelenggaraan ibadah haji tetap terjaga.

"Kita harus terus berbenah tanpa henti, mengoreksi berbagai kekurangan, dan meningkatkan kualitas layanan," ujarnya.

Bangun Kedekatan dengan Jemaah

Selain memperkuat sistem penyelenggaraan, Dahnil menilai Kementerian Haji dan Umrah perlu menghadirkan budaya pelayanan yang berbeda dibanding kementerian lainnya.

Ia menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan komunikasi publik yang kuat.

Seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah diminta menjalin hubungan yang erat dengan calon jemaah sejak proses pendaftaran hingga mereka kembali ke Tanah Air.

"Kita harus membangun keterikatan dan silaturahmi yang kuat. Kepala kantor harus hadir di tengah masyarakat. Jangan sampai jemaah dipandang sebagai komoditas. Dampingi mereka dan jadilah pengayom di wilayah masing-masing," tegasnya.

Perkuat Organisasi, SDM, dan Komunikasi Publik

Dalam arahannya, Dahnil juga menegaskan bahwa kebijakan tour of duty menjadi bagian dari strategi penguatan organisasi.

Ia meminta seluruh pimpinan siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Dahnil mendorong optimalisasi fungsi kehumasan dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun komunikasi publik yang lebih efektif.

Penguatan sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan, serta pembinaan manasik kesehatan bagi calon jemaah juga menjadi perhatian dalam persiapan penyelenggaraan haji 2027.

Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya disinformasi di ruang digital yang berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil juga meminta percepatan penataan kantor bagi satuan kerja yang hingga kini masih menempati gedung lama.

Kanwil Kemenhaj Jatim Siap Tingkatkan Pelayanan

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, mengatakan seluruh jajaran di daerah akan menjadikan arahan Wamenhaj sebagai pedoman dalam memperkuat kualitas pelayanan.

"Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk memperkuat layanan, koordinasi, dan kedekatan dengan jemaah," katanya.

Ia menegaskan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur berkomitmen menyelenggarakan pelayanan haji secara profesional dengan mengutamakan kepentingan dan kenyamanan jemaah.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id