Mau ke Raudhah? Kini Jemaah Bisa Pantau Antrean dan Kepadatan Area Secara Real-Time

HIMPUHNEWS – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan ibadah. Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan platform digital yang memungkinkan para jemaah dan pengunjung Masjid Nabawi merencanakan kunjungan lebih baik sekaligus memperoleh informasi layanan secara real-time.
Platform yang dapat diakses melalui situs resmi otoritas tersebut menghadirkan berbagai layanan digital sebelum maupun selama kunjungan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pengalaman beribadah yang lebih nyaman bagi para pengunjung Masjid Nabawi.
Hadirkan Peta Interaktif hingga Pantauan Kepadatan Jemaah
Sejumlah fitur baru disediakan dalam platform tersebut, di antaranya peta interaktif Masjid Nabawi, layanan pemantauan kepadatan jalur menuju area penyampaian salam kepada Nabi Muhammad SAW secara langsung (live crowd monitoring), informasi tingkat keterisian area salat secara real-time, portal layanan pengunjung, platform Manarat Al Haramain, panduan beribadah, hingga pusat layanan bagi anak-anak.
Melalui peta interaktif, pengunjung dapat mengetahui lokasi berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di lingkungan Masjid Nabawi sehingga memudahkan mobilitas selama berada di kawasan masjid.
Sementara itu, layanan pemantauan kepadatan memungkinkan jemaah melihat kondisi antrean sebelum menuju Raudhah maupun area penyampaian salam kepada Rasulullah SAW. Dengan demikian, pengunjung dapat memilih waktu yang lebih tepat untuk beribadah.
Bantu Jemaah Menentukan Waktu Salat yang Lebih Nyaman
Selain memantau kepadatan, platform tersebut juga menyediakan informasi mengenai tingkat keterisian area salat secara langsung.
Layanan ini membantu jemaah menentukan lokasi maupun waktu yang paling sesuai untuk melaksanakan salat sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan pada titik-titik tertentu di dalam Masjid Nabawi.
Tidak hanya itu, platform juga menyediakan berbagai informasi layanan melalui portal khusus pengunjung, akses ke platform Manarat Al Haramain, panduan ibadah, serta fasilitas pusat keramahan anak sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan.
Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyatakan peluncuran platform digital tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi digital Arab Saudi.
Melalui digitalisasi layanan, pemerintah Arab Saudi berupaya meningkatkan kemudahan akses terhadap berbagai layanan bagi jemaah sekaligus memperkaya pengalaman beribadah para pengunjung Masjid Nabawi.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
