Arab Saudi Luncurkan Inisiatif "Moafa", Targetkan 1.000 Operasi Katarak Gratis untuk Jemaah Haji

HIMPUHNEWS – Arab Saudi meluncurkan inisiatif kesehatan masyarakat bertajuk "Moafa" yang ditujukan untuk memberikan layanan pengobatan dan operasi katarak bagi penduduk serta jemaah haji di Makkah dan Madinah. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor di bidang kesehatan.
Peluncuran inisiatif dilakukan di kantor pusat Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah di Makkah, Minggu (9/8), bertepatan dengan peringatan Hari Dokter Mata Internasional.
Target Layani Hingga 1.000 Penerima Manfaat
Program "Moafa" dirancang untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan mata serta operasi katarak bagi hingga 1.000 penerima manfaat.
Inisiatif ini mengusung konsep pelayanan terpadu yang memadukan layanan kesehatan dengan misi kemanusiaan guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan jemaah.
Pada acara peluncuran, penyelenggara memaparkan visi, tujuan, serta tahapan pelaksanaan program, termasuk target layanan yang akan diberikan kepada para penerima manfaat.
Kolaborasi Pemerintah, Swasta, dan Sektor Nirlaba
Inisiatif "Moafa" merupakan bentuk kemitraan yang melibatkan sektor nirlaba, pemerintah, dan swasta.
Selain memperkenalkan konsep program, peluncuran juga menampilkan presentasi visual dan informasi mengenai pengalaman para penerima manfaat sebagai gambaran dampak layanan kesehatan yang diberikan.
Kegiatan tersebut turut menyoroti pentingnya sinergi antara para pendukung program, lembaga pelaksana, organisasi pengelola, dan tim medis dalam mewujudkan layanan kesehatan yang efektif.
Para mitra yang terlibat menegaskan bahwa "Moafa" dirancang sebagai model aksi sosial yang menempatkan penerima manfaat sebagai fokus utama pelaksanaan program.
Mereka menilai kolaborasi lintas sektor tersebut mampu mengubah dukungan yang diberikan menjadi layanan kesehatan yang terukur sekaligus menjaga martabat para penerima manfaat.
Tahap Awal Sasar 100 Penerima Manfaat
Setelah resmi diluncurkan, program akan memasuki tahap implementasi dengan menargetkan 100 penerima manfaat pertama.
Selanjutnya, pelaksanaan program akan terus diperluas hingga mencapai sasaran keseluruhan sebanyak 1.000 penerima manfaat di Makkah dan Madinah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
