Penerbangan Umrah Ditutup Akibat Erupsi, HIMPUH Lakukan 5 Langkah Mitigasi

HIMPUHNEWS - Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) melakukan lima langkah mitigas sebagai respon atas situasi penutupan bandara akibat erupsi Gungung Anak Krakatau, yang juga mengganggu penerbangan umrah.
Pertama, HIMPUH melakukan pendataan anggota dan jemaah terdampak untuk memperoleh gambaran riil mengenai jumlah PPIU, jemaah, penerbangan, lokasi jemaah dan bentuk permasalahan yang sedang dihadapi.
Kedua, membentuk kanal komunikasi khusus bagi Tour Leader yang sedang membersamai jemaah. Tour Leader merupakan ujung tombak penanganan jemaah sehingga membutuhkan akses informasi yang cepat serta mekanisme eskalasi apabila menghadapi persoalan di bandara, negara transit maupun Arab Saudi.
Ketiga, HIMPUH melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Haji dan Umrah RI, Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan dan stakeholder terkait. Kementerian Haji dan Umrah RI juga telah membangun kanal komunikasi khusus bersama asosiasi yang melibatkan unsur maskapai, Kementerian Perhubungan dan pihak terkait lainnya sehingga persoalan di
lapangan dapat segera dikoordinasikan.
Keempat, HIMPUH terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala kepada seluruh anggota, khususnya mengenai status bandara, perubahan penerbangan dan informasi dari maskapai.
Kelima, HIMPUH membangun komunikasi langsung dengan maskapai untuk membantu mengatasi kesenjangan informasi antara maskapai dengan PPIU, khususnya PPIU yang memperoleh tiket melalui pihak ketiga.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
