himpuh.or.id

Area Terbang Mulai Dibersihkan dari Abu Vulkanik, Bandara Soetta Siap Beroperasi Kembali

Kategori : Berita, Topik Hangat, Ditulis pada : 07 September 2026, 17:15:21

WhatsApp Image 2026-09-07 at 17.18.58.jpeg

HIMPUHNEWS — Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai melakukan pembersihan di area sisi udara (airside) yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas penerbangan dalam kondisi aman dan siap digunakan kembali ketika operasional bandara dibuka.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Soekarno-Hatta Airport (@soekarnohattaairport) pada Senin (7/9/2026).

Dalam unggahannya, pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyebut petugas bergerak cepat melakukan pembersihan setelah abu vulkanik menyebar ke area sisi udara.

“Pasca sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta bergerak cepat melakukan pembersihan di area sisi udara (airside),” tulis akun resmi Soekarno-Hatta Airport.

Pembersihan dilakukan oleh sejumlah unsur petugas, di antaranya Apron Movement Control (AMC), Airport Rescue Fire Fighting (ARFF), serta unit teknik.

Area yang menjadi sasaran pembersihan meliputi apron, taxiway, runway, hingga fasilitas pendukung operasional penerbangan.

Seluruh proses dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan tetap mengacu pada prosedur keselamatan penerbangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan seluruh fasilitas operasional berada dalam kondisi optimal apabila penerbangan kembali diizinkan beroperasi.

Pihak bandara juga menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses pembersihan dan pemeriksaan fasilitas.

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus bersiap untuk memastikan seluruh fasilitas operasional dapat kembali berjalan optimal dengan mengutamakan aspek keselamatan,” tulis pihak bandara.

Sebelumnya, operasional Bandara Soekarno-Hatta dihentikan sementara menyusul terdeteksinya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Kondisi tersebut berdampak terhadap ratusan penerbangan dan puluhan ribu penumpang.

Berdasarkan perkembangan terbaru, pembersihan area airside menunjukkan bahwa pengelola bandara mulai mempersiapkan fasilitas untuk kembali digunakan. Namun, pembukaan kembali operasional tetap menunggu hasil pemantauan kondisi abu vulkanik serta keputusan otoritas penerbangan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id