himpuh.or.id

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Arus Penerbangan Umrah, Total 3.450 Jemaah Kena Imbas

Kategori : Berita, Ditulis pada : 08 September 2026, 07:28:03

10d204b3-e7e1-4ac0-93d5-341a349878df-1788778737923.jpg

HIMPUHNEWS — Sebanyak 3.450 jemaah umrah terdampak gangguan operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo mengatakan, berdasarkan data otoritas bandara per 6 September 2026 pukul 21.00 WIB, terdapat 55 rencana penerbangan internasional dan umrah yang melayani sekitar 13.549 pergerakan penumpang pada 7 September.

Dari jumlah itu, 3.450 orang merupakan jemaah umrah.

Pergerakan tersebut terbagi dalam 28 rencana penerbangan keberangkatan yang membawa 1.859 jemaah serta 27 rencana penerbangan kedatangan dengan 1.591 jemaah.

"Namun, akibat paparan abu vulkanik, sebagian besar jadwal penerbangan dengan maskapai utama seperti Saudia Airlines, Qatar Airways, Malaysia Airlines, Scoot, Emirates, dan Oman Air, tercatat dalam status tertahan atau HOLD," terang Puji dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Operasional Umrah Anjlok

Dampak gangguan penerbangan sebenarnya sudah terlihat sejak Minggu (6/9/2026).

Pada hari tersebut, realisasi operasional penerbangan umrah hanya mencatat dua penerbangan keberangkatan dan tidak ada penerbangan kedatangan.

Total penumpang yang terlayani mencapai 749 orang, terdiri di antaranya 449 jemaah umrah.

Kondisi itu menunjukkan penurunan tajam dibandingkan pola operasional normal yang tercatat sebelumnya.

Secara kumulatif, sejak 1 Juli hingga 6 September 2026, aktivitas ibadah umrah melalui Terminal 2F dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1.538 penerbangan.

Jumlah tersebut terdiri atas 758 penerbangan keberangkatan dan 780 penerbangan kedatangan, dengan total mobilitas 486.629 penumpang.

Dari keseluruhan lalu lintas tersebut, sebanyak 180.726 orang merupakan jemaah umrah atau sekitar 37,14 persen dari total penumpang internasional.

Pernah Capai 4.542 Jemaah Sehari

Sebelum gangguan akibat abu vulkanik terjadi, arus penerbangan umrah melalui Soekarno-Hatta mencatat volume yang cukup tinggi.

Puncak pergerakan jemaah tercatat sebanyak 4.542 orang pada 15 Juli 2026.

Sementara frekuensi penerbangan tertinggi terjadi pada 7 Agustus 2026 dengan 39 penerbangan dalam satu hari.

Penerbangan Saudia nomor SV817, SV826, dan SV821 menjadi tiga rute paling dominan dalam melayani pergerakan jemaah selama periode tersebut.

Data itu menggambarkan besarnya ketergantungan operasional perjalanan umrah terhadap Bandara Soekarno-Hatta sebelum sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mengganggu penerbangan.

Kementerian Haji dan Umrah terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pengelola bandara, maskapai, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Koordinasi dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kepastian pelayanan bagi jemaah yang terdampak perubahan jadwal.

"Kita mengimbau pihak PPIU untuk memfasilitasi kebutuhan akomodasi dan konsumsi bagi jemaah yang tertahan di bandara, serta menahan keberangkatan jemaah dari daerah asal menuju bandara hingga otoritas resmi mengumumkan pembukaan kembali ruang udara," tegas Puji.

Kemenhaj bersama maskapai juga memastikan penjadwalan ulang maupun pengaturan rute alternatif dapat dilakukan tanpa membebani jemaah.

Posko layanan informasi turut disiagakan di terminal bandara untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi kepada jemaah serta keluarga.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id