himpuh.or.id

Bandara Jeddah Naik ke Level 4 ACI, Layanan Jemaah Haji-Umrah Makin Diperkuat

Kategori : Berita, Ditulis pada : 08 September 2026, 07:58:06

WhatsApp Image 2026-09-08 at 08.00.00.jpeg

HIMPUHNEWS — King Abdulaziz International Airport (KAIA) di Jeddah, salah satu pintu masuk utama jemaah haji dan umrah ke Arab Saudi, naik ke Level 4 dalam Airport Customer Experience Accreditation yang diberikan Airports Council International (ACI).

Pencapaian tersebut menjadi penting bagi ekosistem perjalanan haji dan umrah karena Bandara Jeddah melayani arus penumpang dalam skala sangat besar, termasuk jutaan jemaah yang datang dan pulang melalui kota tersebut setiap tahun.

KAIA sebelumnya memperoleh Level 3 pada September 2025 dalam ACI Airport Experience Summit di Guangzhou. Pada awal Juli 2026, bandara tersebut meningkat ke Level 4.

Level 4 menjadi salah satu tahap lanjutan dalam sistem akreditasi pengalaman pelanggan ACI yang memiliki total lima tingkatan.

Namun, sertifikasi tersebut bukan peringkat kepuasan penumpang seperti penghargaan Skytrax ataupun Airport Service Quality. Akreditasi ACI menilai seberapa matang sistem bandara dalam mengelola pengalaman pelanggan secara menyeluruh.

Bukan Sekadar Ramah ke Penumpang

Melansir The Islamic Information, ACI mengukur pengelolaan pengalaman pelanggan melalui delapan area utama, mulai dari pemahaman terhadap pelanggan, strategi, pengukuran, perbaikan operasional, tata kelola, budaya bandara, desain dan inovasi layanan, hingga kolaborasi dengan komunitas dan mitra bandara.

Pada Level 4, pengalaman pelanggan sudah menjadi bagian dari budaya operasional bandara.

Seluruh pegawai diharapkan ikut memahami perjalanan penumpang, menemukan ruang perbaikan, serta terlibat dalam peningkatan kualitas layanan.

Manajemen bandara juga harus menempatkan pengalaman pelanggan sebagai bagian dari kinerja organisasi, bukan sekadar fungsi pelayanan yang berdiri sendiri.

Mitra-mitra yang beroperasi di lingkungan bandara turut didorong bekerja bersama dalam proyek peningkatan pengalaman penumpang.

Level berikutnya adalah Level 5. Pada tahap tertinggi tersebut, strategi perusahaan dan strategi pengalaman pelanggan telah menyatu, termasuk dalam target operasional harian.

Penting bagi Jemaah Haji dan Umrah

Peningkatan standar layanan KAIA memiliki arti strategis bagi penyelenggaraan haji dan umrah.

Bandara Jeddah merupakan salah satu gerbang udara utama bagi jemaah yang menuju Makkah dan Madinah, sehingga tekanan operasional meningkat tajam ketika musim umrah dan haji berlangsung.

Pada 2025, KAIA melayani sekitar 53,4 hingga 53,5 juta penumpang.

Bandara tersebut juga menangani lebih dari 310.000 penerbangan dan lebih dari 60 juta bagasi selama setahun, menjadi volume tertinggi di antara bandara-bandara Arab Saudi.

Skala itu membuat kualitas perjalanan penumpang menjadi isu penting, terutama bagi jemaah haji dan umrah yang membutuhkan alur kedatangan, bagasi, transportasi, hingga keberangkatan yang terkoordinasi.

Lonjakan trafik pada musim haji dan umrah juga menambah beban operasional di luar penerbangan komersial reguler.

Karena itu, peningkatan sistem pengalaman pelanggan berpotensi berdampak langsung terhadap kualitas perjalanan jemaah sejak tiba di Jeddah hingga melanjutkan perjalanan menuju kota suci.

Hanya Sedikit Bandara Capai Level 4

Level 4 tergolong tahap lanjut dalam kerangka akreditasi ACI.

Hanya sejumlah kecil bandara di dunia yang telah mencapai level tersebut.

Beberapa di antaranya termasuk London Luton, Vienna, Queen Alia International Airport di Amman, serta bandara Arab Saudi lainnya seperti King Khalid International Airport di Riyadh dan King Fahd International Airport di Dammam.

Namun ACI tidak menerbitkan pemeringkatan publik berdasarkan level akreditasi.

Karena itu, pencapaian KAIA lebih tepat dibaca sebagai pengakuan atas kematangan sistem pengelolaan pengalaman pelanggan, bukan sebagai gelar bandara terbaik dunia.

Peningkatan level ini menjadi bagian dari upaya Jeddah Airports Company (JEDCO) mengembangkan pengalaman penumpang sebagai sistem yang terukur dan terkelola.

Bandara Jeddah juga terus meningkatkan kapasitas dan kualitas terminalnya.

Kompleks terminal yang mulai dibuka secara bertahap sejak 2019 dirancang untuk menangani arus penumpang dalam jumlah besar melalui ruang terminal luas, arsitektur bercorak geometris Islami, serta berbagai fasilitas publik.

JEDCO dan General Authority of Civil Aviation (GACA) mengaitkan peningkatan layanan bandara dengan target Saudi Vision 2030, termasuk memperbaiki pengalaman perjalanan jemaah, wisatawan, dan pengunjung serta memperkuat konektivitas Arab Saudi sebagai hub penerbangan regional.

KAIA juga memperoleh sejumlah pengakuan lain, termasuk rating Skytrax 4-star pada 2025 dan masuk dalam daftar Top 100 Skytrax.

Pada peringkat Skytrax 2026, KAIA menempati posisi ketiga dalam kategori mega airport dengan kapasitas 50-60 juta penumpang, berada di posisi kelima sebagai bandara dengan peningkatan terbesar, serta naik 17 posisi menjadi peringkat ke-27 secara keseluruhan.

Meski demikian, Level 4 ACI tetap memiliki makna berbeda.

Akreditasi tersebut menunjukkan bahwa tata kelola pengalaman pelanggan, akuntabilitas pegawai, pengukuran layanan, dan koordinasi antarmitra telah mencapai tingkat kematangan yang lebih tinggi.

Bagi Bandara Jeddah yang melayani lebih dari 50 juta penumpang per tahun dan menjadi salah satu pintu utama perjalanan haji dan umrah, pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas layanan jemaah dalam skala besar.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id