himpuh.or.id

Masjidil Haram Disebut Bangunan Termahal Dunia, Ini Fakta-Fakta di Baliknya

Kategori : Berita, Ditulis pada : 06 Februari 2026, 09:00:20

WhatsApp Image 2026-02-06 at 10.50.12.jpeg

HIMPUHNEWS - Perbincangan tentang kemegahan Masjidil Haram kembali ramai di media sosial. Masjid yang berada di Makkah itu disebut-sebut sebagai bangunan termahal di dunia dengan biaya pembangunan mencapai sekitar 100 miliar dolar AS, sekaligus menyimpan berbagai fakta unik yang tidak banyak diketahui masyarakat luas.

Sebagai pusat ibadah umat Islam dunia, Masjidil Haram tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan haji dan umrah, tetapi juga beroperasi tanpa henti selama lebih dari 1.400 tahun. Masjid ini dibuka selama 24 jam setiap hari dan tidak pernah sepenuhnya ditutup sejak berdiri.

1. Luas Sejuta Meter Persegi, Tampung Jutaan Jamaah

Masjidil Haram memiliki luas sekitar satu juta meter persegi dan mampu menampung hingga dua juta jamaah dalam satu waktu. Setiap tahunnya, masjid ini menerima sekitar 20 juta peziarah dari berbagai negara.

Kapasitas besar tersebut didukung oleh berbagai tahap perluasan yang terus dilakukan dari masa ke masa, menjadikan Masjidil Haram sebagai masjid terbesar di dunia.

2. Ribuan Petugas Kebersihan dan Armada Pembersih Khusus

Untuk menjaga kebersihan kawasan masjid yang sangat luas, pengelola Masjidil Haram mempekerjakan sekitar 1.800 petugas kebersihan. Mereka didukung 40 kendaraan pembersih listrik serta 60 mesin pembersih listrik yang dikhususkan untuk area terbuka.

Selain itu, sekitar 2.000 tempat sampah tersebar di seluruh area masjid guna menunjang pengelolaan sampah jamaah yang jumlahnya sangat besar setiap hari.

3. Puluhan Ribu Karpet hingga 13 Ribu Toilet

Lantai Masjidil Haram dilapisi sekitar 40 ribu karpet. Jika seluruh karpet tersebut direntangkan, panjangnya disebut melebihi jarak antara Kota Jeddah dan Makkah, yakni sekitar 79 kilometer.

Untuk kebutuhan sanitasi jamaah, Masjidil Haram memiliki sekitar 13 ribu toilet yang dibersihkan secara rutin empat kali setiap enam jam sepanjang hari.

4. Sistem Air Zamzam Berskala Dunia

Masjidil Haram juga mengelola salah satu sistem distribusi air terbesar di dunia. Tercatat sekitar 25 ribu wadah air tersedia untuk memenuhi kebutuhan jamaah.

Kelebihan air Zamzam disimpan dalam tangki dengan kapasitas setara 1,7 juta botol air berukuran 10 liter. Demi menjaga kualitas, dilakukan pemeriksaan sekitar 100 sampel air minum setiap hari.

5. Siaran Al-Qur’an 24 Jam dan Sistem Audio Raksasa

Sebagai bagian dari syiar Islam global, Masjidil Haram menyiarkan tilawah Al-Qur’an selama 24 jam melalui TV Al-Qur’an Arab Saudi. Siaran ini menggunakan 10 qira’ah yang muktabar dan telah menjangkau sekitar 180 negara dengan lebih dari 500 ribu episode selama tiga tahun terakhir.

Masjidil Haram juga dilengkapi sistem suara berskala besar yang disebut sebagai salah satu sistem audio paling rumit di dunia, dengan persentase kesalahan suara diklaim 0 persen.

6. Teknologi Digital dan Layanan Multibahasa

Dukungan teknologi diterapkan melalui aplikasi panduan elektronik yang membantu jamaah menemukan lokasi-lokasi penting di dalam masjid. Selain itu, tersedia mushaf Al-Qur’an yang diterjemahkan ke dalam 65 bahasa serta layanan terjemahan khutbah Jumat ke dalam lima bahasa.

7. Fasilitas Disabilitas dan Kenyamanan Jamaah

Masjidil Haram menyediakan lebih dari 2.000 brankas penyimpanan barang pribadi serta ratusan unit pendingin udara yang tersebar di seluruh area.

Untuk jamaah penyandang disabilitas, disediakan sekitar 10.000 kursi roda manual gratis, 400 kursi roda listrik, serta kursi roda otomatis dengan dua dan tiga roda.

8. Keistimewaan Lantai Marmer hingga Layanan Ramadan

Salah satu keunikan Masjidil Haram adalah lantainya yang menggunakan marmer dari Thassos, Yunani. Material ini dirancang untuk memantulkan panas dan cahaya, sehingga membantu menjaga suhu lantai tetap sejuk meski terkena terik matahari.

Selama bulan Ramadan, Masjidil Haram mendistribusikan sekitar empat juta paket buka puasa gratis setiap hari, termasuk lima juta kurma tanpa biji. Setelah berbuka puasa, area salat dibersihkan hanya dalam waktu sekitar dua menit sebelum digunakan kembali.

Masjidil Haram tetap menjadi pusat ritual utama umat Islam, termasuk pelaksanaan tawaf mengelilingi Ka’bah di halaman tengah masjid, sebagaimana dicatat dalam berbagai literatur sejarah.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id