Saudi Resmikan Pameran Jejak Hijrah Nabi di Madinah, Jadi Destinasi Baru Jemaah Haji Umrah

HIMPUHNEWS – Upaya penguatan wisata religi dan sejarah Islam kembali diperluas di Madinah. Sebuah pameran bertajuk “Hijrah: In the Footsteps of the Messenger ﷺ” resmi dibuka di kawasan sekitar Masjid Quba, menampilkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah dalam format interaktif dan modern.
Pameran tersebut diresmikan oleh Pangeran Salman bin Sultan, Emir Wilayah Madinah, dengan dihadiri Wakil Emir Wilayah Makkah Pangeran Saud bin Mishal bin Abdulaziz serta Turki Al-Sheikh.
Pameran ini dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus pengalaman imersif yang mengajak pengunjung menelusuri rute hijrah Nabi. Sebanyak 14 stasiun interaktif disajikan dengan dukungan teknologi modern, hasil kolaborasi lebih dari 70 seniman dari lebih 20 negara.
Di dalamnya, pengunjung dapat menyaksikan 53 artefak arkeologis, foto-foto langka, dokumen sejarah, peta perjalanan, hingga manuskrip Islam yang merekonstruksi kisah hijrah secara visual dan naratif.
Seluruh perjalanan disusun dalam kerangka yang terorganisasi, sehingga pengunjung dapat mengikuti rute hijrah secara runtut dan kontekstual.
Target Lima Juta Pengunjung hingga 2030
Ketua General Entertainment Authority, Turki Al-Sheikh, menyebut proyek ini sebagai langkah strategis dalam pengembangan pengalaman budaya dan sejarah di Arab Saudi.
“Proyek On His Footsteps merupakan langkah penting dalam meningkatkan pengalaman sejarah dan budaya di Kerajaan,” ujarnya dikutip dari saudigazette.

Ia menjelaskan, fase pertama pameran menargetkan satu juta pengunjung, dengan sasaran lima juta pengunjung pada 2030. Studi lanjutan juga tengah dilakukan untuk membuka peluang peningkatan kapasitas hingga 10 juta pengunjung di masa mendatang.
Untuk menunjang akses pengunjung ke titik-titik penting jalur hijrah, pengembangan infrastruktur turut disiapkan. Salah satunya pembangunan sistem kereta gantung di kawasan Gua Tsur yang dirancang mampu mengangkut hingga 3.000 orang per jam.
Fasilitas ini ditujukan untuk memudahkan mobilitas peziarah dan wisatawan menuju lokasi-lokasi bersejarah sepanjang rute hijrah.
Selain bernilai religius dan kultural, proyek ini juga diproyeksikan berdampak signifikan terhadap perekonomian. Pada tahap awal, pameran diperkirakan menciptakan sekitar 25 ribu lapangan kerja, dengan potensi berkembang hingga 200 ribu lapangan kerja langsung dan tidak langsung di masa depan.
Proses rekrutmen akan dikelola oleh Emirat Wilayah Madinah dan Makkah bekerja sama dengan Sela Company, disertai program pelatihan khusus yang disesuaikan dengan ketentuan syariah.

Perkuat Peran Madinah sebagai Pusat Peradaban Islam
Pangeran Salman bin Sultan menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan komitmen kepemimpinan Arab Saudi dalam melayani situs-situs suci serta meningkatkan kualitas pengalaman jemaah dan pengunjung.
Ia menilai proyek tersebut mengintegrasikan iman, pengetahuan, dan pembangunan, sekaligus menampilkan nilai-nilai Islam seperti keadilan, kasih sayang, toleransi, dan hidup berdampingan. Hal ini, menurutnya, memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pusat dunia Islam.
Pameran ini juga menampilkan film dokumenter yang sebelumnya diputar pada Islamic Arts Biennale 2023, buku “Hijrah: In the Footsteps of the Prophet” dalam bahasa Arab dan Inggris, serta pengalaman realitas virtual yang menyajikan kisah hijrah melalui berbagai medium berbasis pengetahuan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
