himpuh.or.id

Dua Dekade Lebih Bertumbuh, Gaido Travel Masuki Fase Integrasi Ekosistem Haji dan Umrah

Kategori : Berita, PPIU, Ditulis pada : 18 Februari 2026, 14:01:52

FotoJet - 2026-02-18T141350.973.jpg

HIMPUHNEWS - Perjalanan panjang sebuah perusahaan sering kali lahir dari langkah kecil yang konsisten. Tepat pada 18 Februari 2026, Gaido Travel & Tours genap berusia 23 tahun sejak didirikan pada 18 Februari 2003.

Di usia yang semakin matang, anggota Asosiasi HIMPUH ini menegaskan arah transformasi melalui tema milad “Gaido Connected – Terkoneksi dengan Ekosistem Hajj”.

Tema tersebut bukan sekadar slogan perayaan, melainkan peneguhan visi perusahaan dalam membangun integrasi ekosistem haji dan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Dari awal yang sederhana—kantor berukuran 2x4 meter dengan satu karyawan—Gaido kini berkembang menjadi penyelenggara haji khusus, umrah, dan wisata halal dengan 73 kantor cabang di berbagai daerah.

Perusahaan ini telah mengantongi izin resmi sebagai penyelenggara umrah dan haji khusus, mengimplementasikan standar ISO, serta terdaftar sebagai anggota IATA, HIMPUH, KADIN, dan sejumlah asosiasi strategis lainnya.

Tiga Fase Transformasi

Dalam lebih dari dua dekade perjalanannya, Gaido Travel melewati tiga fase pertumbuhan.

Fase pertama (2003–2012) menjadi masa penguatan fondasi dan pembangunan kepercayaan jamaah melalui pelayanan yang amanah dan profesional, hingga berdirinya kantor pusat di Graha Gaido, Jakarta Pusat.

Fase kedua (2013–2022) ditandai dengan penguatan manajemen, akses permodalan, serta ekspansi nasional melalui sistem franchise yang kini menjangkau 73 cabang.

Memasuki fase ketiga (2023–2032), Gaido mengembangkan konsep “Gaido Connected”, yakni integrasi ekosistem haji dan ekonomi syariah menuju visi besar 2045: Indonesia sebagai sentral ekonomi syariah dunia.

Haji sebagai Ekosistem Peradaban

CEO Gaido Travel, Muhammad Ghazi, menekankan bahwa haji tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan ibadah ritual tahunan, tetapi bagian dari ekosistem yang lebih luas.

“Haji bukan sekadar ibadah tahunan. Di dalamnya ada jejaring jamaah dan alumni, industri logistik, perbankan syariah, hospitality, UMKM, hingga teknologi digital. Semua itu harus terhubung dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” ujarnya.

Melalui Gaido Connected, perusahaan membangun empat pilar konektivitas: digital, ekosistem syariah, nasional, dan global. Digitalisasi diperkuat untuk menjawab perubahan perilaku jamaah. Integrasi bisnis syariah dikembangkan dalam jaringan Gaido Group. Penguatan 73 cabang diposisikan sebagai simpul ekonomi daerah. Sementara kolaborasi global diperluas untuk memperkuat jejaring industri haji dan umrah internasional.

Dorong Lahirnya Pengusaha Syariah

Transformasi ini juga diiringi peluncuran gerakan nasional untuk melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah Indonesia. Industri haji dan umrah dipandang bukan hanya sebagai layanan ibadah, tetapi sebagai motor penggerak ekonomi umat.

Langkah tersebut sejalan dengan penguatan industri halal nasional serta visi menjadikan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi syariah global.

Di usia ke-23 tahun, Gaido Travel menegaskan komitmen pada integritas, profesionalisme, tata kelola modern, inovasi digital, dan kolaborasi lintas sektor. Milad ini menjadi momentum refleksi sekaligus akselerasi—bukan hanya untuk bertahan, tetapi untuk terus bertumbuh dalam dinamika industri haji yang semakin kompetitif.

Dari ruang 2x4 meter hingga jejaring nasional, perjalanan Gaido Travel menjadi potret transformasi institusi yang dibangun atas visi, konsistensi, dan kolaborasi.

Informasi layanan dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Kantor Pusat Graha Gaido, Jl. Kiyai Caringin No. 5, Jakarta Pusat, atau melalui media sosial resmi @gaidotravel.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id