Hati-hati Visa Umrah Bisa Gagal Terbit, HIMPUH Minta PPIU Perhatikan Empat Hal Ini

HIMPUHNEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memperhatikan empat aspek penting dalam proses keberangkatan jemaah. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah visa umrah gagal terbit yang dapat berujung pada gagalnya keberangkatan jemaah.
Wakil Ketua Umum HIMPUH Bidang Umrah, Fatma Kartika Sari, mengatakan masih terdapat sejumlah hal yang kerap luput dari perhatian penyelenggara, padahal berpotensi menghambat proses penerbitan visa. Karena itu, ia mengimbau seluruh PPIU, khususnya anggota HIMPUH, agar lebih cermat dalam mempersiapkan seluruh persyaratan keberangkatan.
"Saya perlu mengingatkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), terutama anggota HIMPUH, agar memperhatikan empat poin ini untuk menghindari gagal terbit visa yang pada gilirannya dapat mengakibatkan gagal berangkat jemaah," ujar Fatma.
Hal pertama yang menjadi perhatian adalah proses pengajuan visa. Fatma mengimbau agar pengurusan visa dilakukan jauh sebelum jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi kendala teknis pada sistem.
"Lakukan proses pengurusan visa umrah jauh-jauh hari untuk mengantisipasi sistem down. Kalau terlalu mepet bisa berbahaya," katanya.
Selain itu, PPIU juga diminta memastikan penggunaan provider visa yang kredibel dan memiliki rekam jejak yang baik. Menurut Fatma, pemilihan mitra yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar proses penerbitan visa.
Poin berikutnya adalah kepatuhan terhadap persyaratan kesehatan. HIMPUH mengingatkan agar PPIU tidak melakukan manipulasi dokumen vaksinasi dan memastikan seluruh jemaah memenuhi ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
"Hindari manipulasi dokumen vaksin. Lakukan sesuai ketentuan, yaitu vaksinasi meningitis dan polio bagi jemaah umrah yang juga dilengkapi dengan sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV)," tegasnya.
Terakhir, Fatma mengingatkan pentingnya memastikan hotel yang dipesan telah memperoleh persetujuan dalam sistem Nusuk. Kesesuaian data akomodasi dengan sistem resmi Arab Saudi menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam proses layanan umrah.
"Pastikan pesan hotel yang sudah ter-approve di sistem Nusuk," ujarnya.
Fatma berharap seluruh PPIU menjadikan empat poin tersebut sebagai bagian dari prosedur standar dalam mempersiapkan keberangkatan jemaah.
Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku akan membantu meminimalkan risiko kendala administrasi sehingga proses penerbitan visa berjalan lancar dan keberangkatan jemaah dapat terlaksana sesuai jadwal.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
