Saudia Perpanjang Penangguhan Penerbangan ke 8 Kota hingga 6 Maret
HIMPUHNEWS - Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia, kembali memperpanjang penangguhan penerbangan ke sejumlah kota internasional menyusul perkembangan situasi keamanan regional. Kebijakan ini membuat rute penerbangan ke delapan destinasi belum dapat kembali beroperasi hingga beberapa hari ke depan.
Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu, dengan maskapai menyatakan bahwa penghentian sementara penerbangan berlaku hingga 6 Maret pukul 23.59 GMT.
Delapan Rute Penerbangan Masih Dihentikan
Dalam keterangannya sebagaimana dikutip dari saudigazette, Saudia menyebutkan penerbangan ke dan dari delapan kota masih ditangguhkan selama dua hari tambahan. Rute yang terdampak meliputi:
-
Amman
-
Kuwait
-
Abu Dhabi
-
Dubai
-
Doha
-
Bahrain
-
Moscow
-
Peshawar
Maskapai menyatakan langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan situasi regional yang masih berlangsung.
Saudia juga memastikan Emergency Coordination Center terus memantau kondisi secara intensif selama 24 jam dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan.
Penumpang Terdampak Dihubungi Langsung
Pihak maskapai menyatakan penumpang yang terdampak telah diberitahu secara langsung melalui saluran komunikasi yang terhubung dengan data pemesanan.
Calon penumpang juga diimbau untuk memeriksa status penerbangan masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Saudia menambahkan bahwa pembaruan informasi akan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi maskapai apabila terdapat perkembangan situasi.
Maskapai tersebut menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak kabin tetap menjadi prioritas utamadalam setiap keputusan operasional.
Situasi Regional Masih Dipantau
Penangguhan penerbangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Sejumlah otoritas penerbangan dan maskapai disebut masih memantau perkembangan situasi sebelum memutuskan pemulihan operasional secara penuh.
Sebagai salah satu maskapai utama di kawasan, Saudia melayani berbagai rute internasional yang menghubungkan Timur Tengah dengan Asia, Eropa, hingga Amerika. Kebijakan penghentian sementara penerbangan ini berpotensi memengaruhi mobilitas penumpang, termasuk perjalanan umrah dan haji.
Hingga kini, maskapai dan otoritas penerbangan masih melakukan evaluasi situasi keamanan sebelum memutuskan langkah operasional selanjutnya.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

