himpuh.or.id

Kemenhaj Luncurkan Aplikasi Haji untuk Bantu Persiapan dan Kebutuhan Jemaah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 09 April 2026, 09:00:14

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.58.13.jpeg

HIMPUHNEWS - Pemerintah mempercepat transformasi layanan haji 2026 dengan mengandalkan digitalisasi dan penguatan pengawasan, menyusul berbagai catatan evaluasi pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan jemaah lebih optimal, transparan, dan bebas dari kendala berulang.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan peningkatan kualitas layanan haji 1447 H/2026 M menjadi prioritas utama pemerintah.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengembangan layanan berbasis digital. Kementerian telah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir selesai dikembangkan.

Aplikasi ini dirancang untuk membantu jemaah dalam mempersiapkan keberangkatan secara lebih terstruktur dan terintegrasi.

Selain itu, pemerintah juga menghadirkan inovasi baru melalui platform belanja khusus jemaah.

“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” jelasnya.

Distribusi Kartu Nusuk Dipercepat dari Tanah Air

Dalam upaya meningkatkan kelancaran mobilitas jemaah di Arab Saudi, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan sebelum keberangkatan dari Indonesia.

Kebijakan ini diharapkan dapat menghindari kendala teknis yang sebelumnya sempat terjadi, terutama terkait keterlambatan distribusi dokumen penting bagi jemaah.

Menhaj menegaskan bahwa transparansi menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan kebijakan, termasuk dalam proses penentuan vendor layanan haji.

Di sisi lain, pengawasan juga diperkuat melalui koordinasi bersama Komisi VIII DPR RI. Evaluasi dilakukan langsung di lapangan, termasuk terhadap fasilitas akomodasi jemaah.

Jika ditemukan fasilitas yang tidak sesuai standar, pemerintah langsung mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan hingga penggantian.

Catatan Lama Tak Boleh Terulang

Irfan menekankan berbagai persoalan pada penyelenggaraan haji sebelumnya harus menjadi perhatian serius.

“Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Irfan mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk mengedepankan keikhlasan dalam melayani.

“Jadikan pelayanan kepada jemaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” pungkasnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id