himpuh.or.id

Haji di Tengah Ketidakpastian Global, Kemenhaj Siapkan Langkah Mitigasi

Kategori : Berita, Ditulis pada : 14 April 2026, 06:00:28

fe64b04f-b3b1-4bb6-b1c6-7905db4e3a2e-1776090203391.jpg

HIMPUHNEWS - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menilai kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji semakin meningkat di tengah dinamika global yang tidak menentu. Penguatan jejaring internasional pun dinilai menjadi faktor krusial untuk memastikan layanan jemaah tetap optimal.

Hal ini disampaikan Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj, Afief Mundzir, dalam kegiatan Studium General dan Pelantikan Pusat Studi Haji dan Umrah (PSHU) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (13/4/2026).

Afief mengungkapkan bahwa penyelenggaraan haji saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan global, mulai dari aspek kesehatan, keselamatan jemaah, hingga isu perubahan iklim dan geopolitik.

“Penguatan jejaring global menjadi kunci penting dalam mitigasi penyelenggaraan haji. Kita tidak bisa bekerja sendiri menghadapi kompleksitas ini,” kata Afief.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak untuk merespons dinamika global yang terus berkembang.

Afief menilai, keterlibatan dunia akademik dapat menjadi solusi dalam memperkuat sistem penyelenggaraan haji ke depan.

“Perguruan tinggi bisa menjadi mitra strategis dalam memperkuat riset, analisis kebijakan, serta solusi yang aplikatif,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan PSHU tidak hanya berfungsi sebagai pusat kajian, tetapi juga menjadi laboratorium penelitian yang mampu menjembatani kebutuhan antara teori dan praktik di lapangan.

Selain jejaring global, kesiapan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama Kemenhaj.

“Kita sedang menyiapkan SDM yang adaptif dan profesional agar mampu merespons dinamika global dengan cepat dan tepat,” katanya.

Di tengah berbagai wacana yang berkembang di masyarakat, Kemenhaj memastikan sistem antrean haji nasional tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi.

“Kami pastikan sistem antrean tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu,” ucapnya.

Kegiatan Studium General dan pelantikan PSHU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan akademik dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan solusi berbasis riset yang relevan dengan tantangan global yang dihadapi.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id