Mulai Diberangkatkan Besok, Ini Rangkaian Kegiatan Jemaah Haji Selama di Madinah

HIMPUHNEWS - Kota Madinah Al Munawarah bukan sekadar tempat persinggahan bagi jemaah haji Indonesia, melainkan ruang spiritual yang sarat makna. Di kota Rasulullah SAW ini, jemaah akan menghabiskan waktu sekitar delapan hingga sembilan hari—mengisi setiap detik dengan ibadah, ziarah, dan refleksi diri.
Di tengah suasana khusyuk, rangkaian kegiatan jemaah telah tersusun rapi. Mulai dari salat berjamaah di Masjid Nabawihingga ziarah ke tempat-tempat bersejarah, semuanya menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang mendalam.
Salat Arbain, Menggapai Keutamaan di Masjid Nabawi
Keutamaan salat di masjid ini sangat besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ, وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاةٍ فِيمَا سِوَاهُ
Artinya: "Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Salat di masjidku lebih baik dibanding 1.000 kali salat di masjid lain, kecuali di Masjidil Haram dan salat di Masjidil Haram lebih baik dibanding 100.000 kali salat di masjid lain." (HR Ibnu Majah).
Selain salat wajib, jemaah juga dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, memperpanjang doa, dan memperdalam dzikir.
Raudhah, Taman Surga yang Dirindukan
Salah satu momen paling dinantikan adalah kesempatan berdoa di Raudhah, area di dalam Masjid Nabawi yang diyakini sebagai taman surga.
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي
Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda: 'Di antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah (taman) di antara taman-taman surga dan mimbarku di atas telagaku." (HR Bukhari)
Untuk memasuki Raudhah, jemaah akan dijadwalkan secara kolektif berdasarkan kloter. Mereka diwajibkan mengenakan batik nasional dan ID card, serta sudah berada di pintu 360 minimal 30 menit sebelum jadwal.
Ziarah ke Makam Rasulullah dan Sahabat
Area ini memiliki beberapa pintu, di antaranya pintu at-Taubah (kiblat), pintu Fatimah (timur), pintu Tahajjud (utara), serta pintu barat menuju Raudhah yang kini telah ditutup.
Ziarah ke makam ini menjadi momen haru sekaligus refleksi spiritual bagi jemaah.
Menelusuri Jejak Sejarah Islam
- Masjid Quba
- Masjid Qiblatain
- Masjid Khamsah
- Gunung Uhud
Perjalanan ini difasilitasi menggunakan bus yang disediakan tanpa biaya tambahan, memungkinkan jemaah memahami sejarah perjuangan Rasulullah SAW secara lebih dekat.
Menjaga Adab dan Ketertiban Selama di Madinah
Selain fokus pada ibadah, jemaah juga diingatkan untuk menjaga adab dan kedisiplinan selama berada di Madinah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Menjaga ketertiban saat turun dari bus
- Menempati hotel sesuai ketentuan
- Memahami sistem penempatan berbasis tasreh
- Memisahkan akomodasi laki-laki dan perempuan
- Waspada terhadap kehilangan barang berharga
- Menjaga kebersihan kamar
- Mengantre dengan tertib saat menggunakan fasilitas umum
- Menutup aurat dalam berbagai situasi
- Mengingat lokasi hotel dan identitas syarikah
- Memastikan keamanan kamar sebelum meninggalkan hotel
Di Madinah, setiap langkah adalah ibadah, setiap waktu adalah kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik, jemaah diharapkan mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk, nyaman, dan penuh makna.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
