himpuh.or.id

Dua Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Dijadwalkan Tiba di Madinah Hari Ini

Kategori : Berita, Ditulis pada : 22 April 2026, 10:00:34

94c12117834646cfad90f200e81c9c45-gambar.jpg

HIMPUHNEWS - Kedatangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci resmi dimulai pada Rabu (22/4/2026). Dua kloter awal asal Yogyakarta dan Jakarta dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, menandai dimulainya fase kedatangan jemaah gelombang pertama.

Kloter pertama berasal dari embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan total 360 jemaah. Rombongan ini diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 6501.

Pesawat tersebut lepas landas dari Indonesia pada Selasa (21/4/2026) pukul 23.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pada Rabu (22/4/2026) pukul 06.15 waktu setempat.

Kloter berikutnya berasal dari Jakarta Pondok Gede (JKG) dengan jumlah 393 jemaah, menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 7301.

Pesawat dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 pukul 00.45 WIB dan tiba di Madinah pada pukul 06.50 waktu Arab Saudi.

Jemaah dari kloter Jakarta ini menggunakan fasilitas fast track, yang memungkinkan proses kedatangan lebih cepat tanpa antre di imigrasi bandara.

Melalui skema ini, jemaah langsung keluar melalui terminal khusus fast track dan diarahkan ke bus dalam waktu kurang dari 30 menit untuk menuju hotel.

Sementara itu, jemaah non-fast track tetap menjalani prosedur imigrasi termasuk pemeriksaan X-ray sebelum menuju transportasi darat.

Skema Bagasi Berubah

Pada musim haji tahun ini, Arab Saudi menerapkan kebijakan baru terkait penanganan koper jemaah. Jika sebelumnya bagasi keluar melalui terminal internasional, kini dipusatkan di gedung khusus bagasi dan kargo.

Dari total 360 jemaah kloter Yogyakarta, sebanyak 180 orang tercatat berusia di atas 60 tahun. Untuk mendukung mobilitas, pihak bandara menyediakan fasilitas kursi roda dan mobil golf yang dapat digunakan secara gratis.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bandara juga disiagakan untuk membantu jemaah, termasuk mendorong kursi roda hingga ke bus.

Selain itu, petugas khusus layanan lansia dan disabilitas turut disiapkan guna memastikan jemaah dengan risiko tinggi tetap terlayani dengan baik.

Jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan berada di Madinah selama kurang lebih sembilan hari.

Untuk mendukung akomodasi, pemerintah menyiapkan 118 hotel dengan kapasitas sekitar 103.000 jemaah yang tersebar di wilayah Syamalia, Janubiyah, dan Gharbiyah.

Selain itu, layanan transportasi didukung kerja sama dengan 15 perusahaan yang menyiapkan sekitar 6.000 bus. Sementara untuk konsumsi, disiapkan 23 dapur katering yang menyajikan makanan bercita rasa Nusantara.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id