himpuh.or.id

Jangan Sampai Tersesat! Jemaah Diminta Hafalkan Nomor dan Rute Bus Shalawat di Makkah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 27 April 2026, 07:35:27

bus-Shalawat.jpg

HIMPUHNEWS - Layanan transportasi jemaah haji Indonesia di Makkah dipastikan berjalan nonstop selama 24 jam melalui bus shalawat. Sistem ini dirancang untuk menjamin kelancaran mobilitas jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Di tengah tingginya pergerakan jemaah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau seluruh jemaah agar memahami rute dan nomor bus yang digunakan. Hal ini dinilai krusial untuk menghindari kebingungan, terutama saat kembali ke hotel.

Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menegaskan bahwa layanan transportasi telah disiapkan secara optimal.

"Bus shalawat tersedia 24 jam. Jemaah cukup keluar dari hotel menuju halte terdekat, nanti akan ada petugas yang mengarahkan," ujarnya di Kantor Daker Makkah, Sabtu (25/4).

Terintegrasi Halte Hotel, Jemaah Tinggal Jalan Kaki

Sistem operasional bus shalawat menggunakan pola trayek yang terhubung langsung dengan halte-halte di sekitar hotel jemaah. Bahkan, sebagian halte berada tepat di depan akomodasi.

Dengan skema ini, jemaah tidak perlu berjalan jauh untuk mengakses transportasi menuju Masjidil Haram. Petugas juga disiagakan di halte untuk membantu mengarahkan penumpang sesuai rute.

Wajib Hafal Nomor Rute

Menurut Ihsan, hal paling penting yang harus diingat jemaah adalah nomor bus atau rute yang digunakan. Nomor tersebut menjadi penanda utama jalur perjalanan, khususnya saat kembali dari Masjidil Haram ke hotel.

"Yang penting jemaah hafal nomor busnya atau rutenya, karena itu yang menentukan arah pulang," jelasnya.

Dalam satu rute, terdapat beberapa armada bus dengan nomor yang sama. Setiap bus juga dilengkapi identitas visual seperti nomor rute, warna stiker, hingga bendera merah putih agar mudah dikenali.

Rute Terminal Menuju Masjidil Haram

Jemaah yang hendak menuju Masjidil Haram akan diantar ke terminal terdekat sesuai wilayah tempat tinggalnya:

  • Terminal Syib Amir untuk wilayah Syisyah dan Raudhah
  • Terminal Ajyad untuk wilayah Misfalah
  • Terminal Jabal Ka'bah untuk wilayah Aziziyah dan Jarwal

Dari terminal tersebut, jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram.

Saat hendak kembali ke hotel, jemaah cukup kembali ke terminal yang sama dan naik bus dengan nomor rute sesuai saat keberangkatan.

PPIH juga mengingatkan jemaah untuk tidak panik jika terpisah dari rombongan atau salah naik bus. Petugas disiagakan di berbagai titik untuk memberikan bantuan.

"Kalau ada jemaah yang salah arah, tidak perlu khawatir. Di mana pun turun, ada petugas yang akan membantu," kata Ihsan.

Selain itu, operasional bus tetap berjalan sepanjang hari, termasuk pada waktu-waktu padat menjelang salat. Petugas halte akan mengatur pergerakan armada agar tetap lancar dan seimbang.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id