Tren Baru Jemaah Haji: Kirim Oleh-oleh Sebelum Geser Ke Makkah

HIMPUHNEWS - Menjelang pergeseran jemaah dari Madinah ke Makkah, tren pengiriman oleh-oleh melalui jasa kargo mulai meningkat. Jemaah haji Indonesia memanfaatkan layanan ini untuk menghindari risiko kelebihan bagasi saat kepulangan ke Tanah Air.
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya aktivitas pengiriman barang oleh jemaah, mulai dari makanan khas hingga cendera mata. Selain alasan efisiensi, langkah ini juga dilakukan agar jemaah bisa lebih fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Salah seorang jemaah asal Pinrang, Sulawesi Selatan, Astuti, mengaku telah membelanjakan sekitar Rp9 juta untuk membeli berbagai oleh-oleh khas Arab Saudi.
“Sengaja pilih kargo sekarang, supaya nanti di Makkah sudah tidak pikir belanja lagi, tapi fokus sepenuhnya untuk ibadah,” kata Astuti di Madinah, Selasa.
Keputusan mengirim barang lebih awal dinilai sebagai strategi agar aktivitas ibadah di Makkah tidak terganggu oleh urusan logistik.
Hal serupa disampaikan jemaah lainnya, Megawati. Ia memilih mengirimkan barang lebih awal agar waktu di Makkah dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk beribadah.
Menurutnya, dengan mengurangi beban belanja saat di Makkah, jemaah bisa lebih leluasa memperbanyak ibadah tanpa harus disibukkan mencari oleh-oleh di waktu terbatas.
Sementara itu, Muhamad Darwis, jemaah asal Bone, juga memanfaatkan layanan kargo untuk mengirim sekitar 10 kilogram barang berupa kurma dan pakaian khas Madinah.
“Saya lebih pilih kargo karena praktis dan saya percaya barang bisa sampai langsung ke rumah di Bone,” ujar Darwis.
Layanan Kargo Kian Diminati Jemaah
Meningkatnya penggunaan jasa pengiriman turut dirasakan oleh petugas Kargo Haji dari Pos Indonesia, Abdul Ghani. Ia menyebut layanan ini kini memasuki tahun ketiga penyelenggaraan khusus untuk musim haji.
“Kami melayani seluruh rute di Indonesia dengan estimasi waktu pengiriman antara 7 hingga 14 hari sampai ke alamat tujuan. Untuk tarifnya, rata-rata dipatok sebesar 23 Riyal per kilogram,” ujar Abdul Ghani.
Layanan ini mencakup pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia, sehingga memudahkan jemaah dalam mendistribusikan barang tanpa harus membawa langsung saat kepulangan.
Keberadaan layanan kargo diharapkan dapat membantu jemaah menjalani rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman. Dengan beban bawaan yang lebih ringan, jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah tanpa terganggu urusan barang bawaan.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
