Jelang Puncak Haji, Saudi Tambah 566 Ribu Tempat Tidur di Hotel Makkah

HIMPUHNEWS - Pemerintah Arab Saudi menambah kapasitas akomodasi jemaah haji secara signifikan menjelang musim haji 2026. Sebanyak 566.000 tempat tidur baru disiapkan di Makkah sebagai bagian dari upaya mengantisipasi lonjakan jumlah jemaah yang terus meningkat setiap tahun.
Penambahan ini terungkap saat Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al Khateeb, melakukan inspeksi langsung kesiapan hotel dan akomodasi sementara di Kota Suci. Kebijakan tersebut disebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas daya tampung jemaah.
Mengutip laporan Arab News, penambahan ratusan ribu tempat tidur itu dimungkinkan berkat kebijakan perizinan baru untuk akomodasi sementara yang mulai diterapkan sejak Oktober 2025.
Kebijakan ini menjadi salah satu instrumen pemerintah Saudi dalam menjawab tantangan peningkatan jumlah jemaah haji setiap tahun, sekaligus memastikan ketersediaan hunian yang memadai selama puncak ibadah berlangsung.
Selain meninjau fasilitas hotel, Al Khateeb juga bertemu dengan tenaga kerja sektor pariwisata yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk melayani jemaah haji.
Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor krusial dalam mendukung kualitas layanan. Program pelatihan yang dijalankan pemerintah disebut berperan penting dalam meningkatkan standar pelayanan bagi jemaah.
Berdasarkan laporan Saudi Gazette, Al Khateeb juga mengunjungi kantor cabang Kementerian Pariwisata di wilayah Makkah untuk memastikan pengawasan fasilitas akomodasi berjalan optimal sepanjang tahun.
Tak hanya itu, ia turut menggelar pertemuan dengan investor dan pengelola hotel di Makkah Chamber of Commerce. Pertemuan tersebut membahas kesiapan sektor akomodasi dalam menghadapi lonjakan jemaah, termasuk peningkatan kualitas layanan dan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Al Khateeb menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman menginap yang layak dan nyaman bagi jemaah haji. Hal ini dinilai krusial agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Sebagai bagian dari langkah strategis, Kementerian Pariwisata Arab Saudi tahun ini juga mengambil alih tanggung jawab penuh dalam pengawasan sektor akomodasi jemaah haji di Makkah. Kebijakan ini diharapkan mampu memastikan seluruh layanan berjalan optimal demi kenyamanan dan keamanan jemaah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
