himpuh.or.id

Atur Arus Kepadatan Jemaah, Saudi Terapkan Sistem Pelacakan Jemaah Berbasis Digital Saat Haji 2026

Kategori : Berita, Ditulis pada : 29 April 2026, 09:55:38

WhatsApp Image 2026-04-29 at 09.35.29 (2).jpeg

HIMPUHNEWS - Penyelenggaraan ibadah haji 2026 memasuki babak baru dengan penerapan teknologi digital secara masif. Pemerintah Arab Saudi untuk pertama kalinya memperkenalkan sistem elektronik guna melacak pergerakan jemaah serta mengatur arus keluar-masuk kawasan tenda di Mina.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan haji, seiring meningkatnya jumlah jemaah dan kompleksitas pengelolaan di titik-titik padat seperti Mina.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, menyebut sistem elektronik tersebut digunakan untuk memantau mobilitas jemaah sekaligus mengatur akses masuk dan keluar dari area perkemahan.

Selain itu, pemerintah juga memasang papan informasi digital di pintu masuk dan keluar tenda yang menampilkan jadwal keberangkatan, waktu kembali, serta instruksi penting lainnya bagi jemaah.

Penerapan sistem ini menjadi yang pertama kali dilakukan dalam sejarah penyelenggaraan haji, khususnya untuk pengaturan pergerakan jemaah di tingkat kamp.

Layanan Multibahasa hingga 60 Bahasa

Sementara itu, Presiden Urusan Keagamaan di Dua Masjid Suci, Abdulrahman Al Sudais, mengungkapkan bahwa sistem operasional haji tahun ini didukung platform digital canggih yang mampu menjangkau jemaah dalam 60 bahasa.

Layanan tersebut diterapkan di dua pusat ibadah utama, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Menurutnya, transformasi digital ini dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih inklusif melalui platform interaktif berbasis multibahasa.

Al Sudais menilai penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional haji 1447 H menjadi lompatan besar dalam pengembangan layanan keagamaan.

Teknologi ini diharapkan mampu:

  • Menyederhanakan pelaksanaan ibadah
  • Mengurangi kepadatan jemaah
  • Menciptakan pengalaman ibadah yang lebih tenang

Ia juga menegaskan bahwa penerapan AI sejalan dengan agenda nasional Saudi dalam “Tahun Kecerdasan Buatan”.

Transformasi Digital Haji Makin Masif

Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang terus memperluas penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan haji. Namun, implementasi pada 2026 disebut sebagai yang paling komprehensif sejauh ini.

Dengan integrasi sistem pelacakan, platform multibahasa, serta pemanfaatan AI, pemerintah berharap kualitas layanan haji semakin meningkat sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id