himpuh.or.id

Puncak Haji Sudah Dekat, Jemaah Diimbau Hemat Tenaga

Kategori : Berita, Topik Hangat, Haji 1447 H / 2026 M, Ditulis pada : 11 Mei 2026, 18:19:57

FotoJet - 2026-05-11T182916.636.jpg

HIMPUHNEWS - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk mulai menghemat tenaga menjelang fase puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.

Jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak dan lebih fokus menjaga kondisi fisik agar siap menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan kesiapan fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi puncak haji. Apalagi, suhu udara di Makkah dan Madinah saat ini berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius.

“Puncak haji sudah semakin dekat. Jemaah perlu menghemat tenaga, cukup istirahat, makan tepat waktu, minum air putih yang cukup, dan tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari,” ujar Maria di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga stamina yang baik. Karena itu, jemaah diimbau memprioritaskan kesehatan agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.

Kemenhaj juga meminta jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan kelompok risiko tinggi lebih waspada terhadap kondisi tubuh mereka. Jika mengalami keluhan seperti sesak napas, pusing, nyeri dada, demam, atau kelelahan berat, jemaah diminta segera melapor kepada petugas kesehatan.

“Jangan menunggu kondisi memburuk. Kesehatan adalah bekal utama menuju puncak haji,” kata Maria.

Selain itu, Kemenhaj mengingatkan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam mengikuti pengaturan pergerakan yang telah disiapkan pemerintah. Pengaturan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi kepadatan selama fase puncak haji berlangsung.

Jemaah juga diminta mematuhi arahan petugas terkait mobilitas dari hotel menuju Masjidil Haram, perjalanan dari Madinah ke Makkah, hingga persiapan menuju Armuzna.

Sementara itu, hingga hari ke-21 operasional haji, sebanyak 341 kloter dengan total 132.057 jemaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 240 kloter dengan 92.767 jemaah telah tiba di Makkah.

Untuk jemaah gelombang kedua yang masuk melalui Bandara Jeddah, Kemenhaj kembali mengingatkan agar mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Indonesia karena akan mengambil miqat di perjalanan sebelum langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

Di sektor kesehatan, tercatat sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Kemenhaj juga mencatat total 24 jemaah Indonesia wafat di Tanah Suci hingga saat ini.

Maria turut mengapresiasi kerja keras para petugas haji yang terus memberikan layanan kepada jemaah di tengah padatnya operasional haji tahun ini.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah hingga meraih haji yang mabrur,” tutupnya.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id