himpuh.or.id

Arab Saudi Disebut Mau Terapkan Skema Satu Syarikah untuk Haji 2027, Begini Respon Kemenhaj RI

Kategori : Berita, Ditulis pada : 09 Juni 2026, 08:00:15

6a2658851dcf7.jpeg

HIMPUHNEWS – Pemerintah Indonesia mulai mengkaji sejumlah ketentuan baru dalam penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi yang ditetapkan Arab Saudi. Salah satu aturan yang menjadi perhatian adalah rencana pembatasan penggunaan hanya satu syarikah untuk melayani jamaah haji dari setiap negara.

Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menjadi tantangan bagi Indonesia yang setiap tahun memberangkatkan lebih dari 200 ribu jamaah haji. Pemerintah pun berencana membahas kembali ketentuan itu dengan otoritas Arab Saudi agar pelaksanaan layanan bagi jamaah Indonesia tetap berjalan optimal.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemerintah telah menerima dokumen time line penyelenggaraan haji dari Arab Saudi pada 13 Dzulhijah. Dokumen itu memuat berbagai ketentuan yang akan menjadi dasar persiapan haji tahun 2027.

Salah satu poin yang mendapat perhatian khusus adalah aturan mengenai penggunaan syarikah dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Memang disebutkan itu adalah ada syarikah hanya dibolehkan satu, tapi kita akan coba membicarakan kembali karena jamaah kita lebih dari 200 ribu sehingga kalau satu syarikah itu agak menyulitkan,” kata Menhaj Irfan saat memimpin kepulangan tim Amirul Hajj di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin.

Jumlah Jamaah Indonesia Jadi Pertimbangan

Menurut Irfan, karakteristik penyelenggaraan haji Indonesia berbeda dibanding banyak negara lain karena jumlah jamaah yang sangat besar. Karena itu, pemerintah perlu memastikan seluruh aspek layanan dapat berjalan efektif jika nantinya diterapkan skema satu syarikah.

Pemerintah akan mengkaji lebih lanjut dampak kebijakan tersebut terhadap operasional penyelenggaraan haji, termasuk pola pelayanan bagi jamaah Indonesia di Arab Saudi.

Meski demikian, Irfan menegaskan bahwa pemerintah tetap akan menyesuaikan berbagai persiapan haji 2027 dengan time line yang telah ditetapkan Arab Saudi.

"Kami akan segera menyusun time line haji Indonesia agar selaras dengan time line Pemerintah Arab Saudi sehingga persiapan haji 2027 dapat berjalan sebaik-baiknya," kata Menhaj Irfan.

Persiapan Haji 2027 Mulai Dimatangkan

Penerimaan dokumen time line dari Arab Saudi menandai dimulainya persiapan lebih awal untuk penyelenggaraan haji 2027. Pemerintah Indonesia akan melakukan berbagai penyesuaian agar tahapan persiapan nasional dapat berjalan seiring dengan jadwal yang telah ditetapkan otoritas Arab Saudi.

Pada kesempatan yang sama, Menhaj Irfan juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Menurut dia, pelaksanaan haji secara umum berjalan sesuai harapan berkat dukungan DPR RI, kementerian dan lembaga terkait, serta insan media.

Ia menilai peran media sangat membantu dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan keluarga jamaah di Tanah Air.

"Mereka menyampaikan informasi ke Tanah Air sehingga memudahkan dan menenangkan keluarga jamaah di tengah berbagai informasi di media sosial yang terkadang tidak jelas sumbernya," kata Menhaj Mochamad Irfan Yusuf.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id