Transformasi Madinah Dipuji Dunia, Dinilai Layak Jadi Percontohan Kota Modern

HIMPUHNEWS – Transformasi perkotaan yang tengah berlangsung di Madinah mendapat apresiasi dari lembaga riset internasional Oxford Business Group (OBG). Dalam laporan terbarunya, OBG menilai berbagai proyek pembangunan yang dijalankan secara terintegrasi telah mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat posisi Madinah sebagai kota modern yang layak dihuni, dikunjungi, dan menjadi tujuan investasi.
Mengutip laporan yang dilansir media lokal Saudi akhbaar24.com, keberhasilan tersebut didukung oleh perencanaan strategis dan kemitraan antarlembaga yang menjadi fondasi pengembangan kota secara berkelanjutan.
Laporan Oxford Business Group mencatat kawasan Madinah saat ini dihuni lebih dari 2,1 juta penduduk dan memiliki lebih dari 4.000 situs bersejarah serta budaya. Di saat yang sama, sejumlah proyek pembangunan berskala besar terus digulirkan untuk memperkuat pertumbuhan kawasan perkotaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.
Menurut laporan tersebut, kombinasi antara pelestarian warisan sejarah dan pembangunan infrastruktur modern menjadi salah satu kekuatan utama Madinah dalam mengembangkan kota secara berkelanjutan.
Transportasi Publik Terus Diperkuat
Laporan juga menyoroti perkembangan sistem transportasi umum di Madinah. Saat ini, layanan transportasi publik telah beroperasi dengan 177 bus yang melayani 15 rute dan 371 halte.
Pemerintah juga tengah mengembangkan proyek Bus Rapid Transit (BRT) yang ditargetkan mengoperasikan 250 busdan 405 halte. Sistem tersebut dirancang untuk melayani lebih dari 90 persen jaringan jalan di Madinah.
Jaringan BRT nantinya akan terintegrasi dengan Kereta Cepat Haramain, yang menurut laporan telah mengangkut sekitar 9 juta penumpang.
Kawasan Bersejarah Ditata, Ruang Publik Ditingkatkan
Oxford Business Group menyebut berbagai proyek penataan kota dan peningkatan kualitas ruang publik telah memberikan pengalaman yang lebih baik bagi warga maupun pengunjung.
Sejumlah proyek strategis yang disoroti meliputi pengembangan kawasan di sekitar Masjid Nabawi, revitalisasi kawasan Wadi Al-Aqiq, serta pembangunan Jalur Bersejarah Badar sepanjang 175 kilometer yang menghubungkan 40 situs bersejarah dan 25 desa.
Proyek-proyek tersebut dinilai tidak hanya menjaga warisan budaya dan sejarah Madinah, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Laporan tersebut juga mengulas komitmen Madinah dalam memperluas ruang hijau melalui Inisiatif Madinah Hijau.
Program itu menargetkan penanaman 2,1 juta pohon, pembangunan 777 kilometer jalur sepeda, serta peningkatan luas ruang hijau hingga mencapai 4,5 meter persegi per kapita.
Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai informasi, Oxford Business Group merupakan lembaga internasional yang menyusun laporan ekonomi, investasi, dan kajian analitis mengenai berbagai negara dan pasar di dunia.
Lembaga tersebut bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai institusi untuk menyediakan referensi bagi pembuat kebijakan dan investor, sekaligus menyoroti potensi pembangunan, peluang investasi, serta daya saing suatu kawasan di tingkat regional maupun internasional.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku
