himpuh.or.id

Suhu Masjidil Haram Dijaga 22-24 Derajat Celsius Sepanjang Hari, Ini Teknologi Canggih Dibaliknya

Kategori : Berita, Ditulis pada : 14 September 2026, 08:00:13

WhatsApp Image 2026-09-14 at 10.35.59 (1).jpeg

 

HIMPUHNEWS — Suhu di dalam Masjidil Haram dijaga tetap berada di kisaran 22-24 derajat Celsius sepanjang waktu. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, sistem pendingin udara terpusat dengan kapasitas sekitar 155.000 ton refrigerasi dioperasikan untuk mendistribusikan udara sejuk ke berbagai area masjid.

Sistem tersebut menjadi bagian dari rangkaian teknologi dan solusi rekayasa yang diterapkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk menjaga kenyamanan jemaah di tengah suhu tinggi Arab Saudi.

General Authority for the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque terus mengoperasikan sistem pendinginan terpadu yang bekerja mulai dari pelataran luar hingga ruang-ruang salat.

Melansir Ajel.sa, sistem itu tidak hanya mengandalkan pendingin udara, tetapi juga memadukan kipas kabut, material lantai khusus, teknologi pengaturan suhu, hingga sistem pemantauan dan pemeliharaan.

Dari Kipas Kabut hingga Marmer Thassos

Upaya menekan suhu sudah dimulai sejak jemaah berada di area luar masjid.

Kipas kabut atau mist fans ditempatkan di pelataran untuk membantu mendinginkan udara sekaligus mengurangi sensasi panas, terutama pada siang hari.

Sistem tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas jemaah yang terus bergerak melalui berbagai jalur antara pintu masuk, pelataran, hingga area salat.

Selain teknologi penyemprot kabut, pemilihan material lantai juga menjadi bagian penting dari sistem pengendalian panas.

Pelataran berwarna putih menggunakan marmer Thassos. Material ini memiliki pori-pori halus yang mampu menyerap kelembapan pada malam hari dan secara bertahap melepaskannya ketika suhu meningkat pada siang hari.

Karakteristik tersebut membantu membatasi penyerapan panas dari sinar matahari sehingga permukaan pelataran lebih nyaman dilalui jemaah, terutama saat tengah hari.

Masjidil Haram Punya Kapasitas Pendinginan 155.000 Ton

Begitu memasuki Masjidil Haram, sistem pendinginan beralih ke teknologi pendingin udara terpusat.

Total kapasitas pendinginannya mencapai sekitar 155.000 ton refrigerasi.

Udara sejuk kemudian didistribusikan ke berbagai bagian masjid untuk menjaga suhu ruangan tetap berada pada kisaran 22 hingga 24 derajat Celsius sepanjang hari.

Sistem itu ditujukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jemaah yang melaksanakan salat maupun ibadah lainnya di dalam Masjidil Haram.

Besarnya kapasitas tersebut menjadi bagian penting dari pengelolaan fasilitas di masjid yang harus melayani pergerakan jemaah secara terus-menerus sepanjang tahun.

Sistem Pendingin Masjid Nabawi Berjarak 7 Kilometer

Teknologi serupa juga diterapkan di Masjid Nabawi, Madinah.

Namun, sistem pendinginan di masjid tersebut didukung oleh stasiun pendingin pusat yang berada sekitar 7 kilometer di sebelah barat Masjid Nabawi.

Stasiun tersebut mengoperasikan enam unit pendingin. Masing-masing unit memiliki kapasitas sekitar 3.400 ton.

Dengan sistem tersebut, udara dingin dapat didistribusikan secara efektif dan seimbang ke berbagai bagian Masjid Nabawi.

Pengaturan distribusi menjadi penting untuk menjaga kenyamanan jemaah di berbagai area masjid secara bersamaan.

Sistem Terintegrasi untuk Kenyamanan Jemaah

Teknologi pendinginan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak berdiri sebagai satu perangkat tunggal.

Sistem tersebut merupakan kombinasi antara solusi rekayasa, karakteristik material alami, teknologi pemantauan dan kontrol, serta pemeliharaan preventif.

Mulai dari pendinginan pelataran menggunakan kipas kabut, penggunaan marmer yang dapat membantu menekan penyerapan panas, hingga sistem AC sentral berkapasitas besar, seluruhnya bekerja untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi jemaah.

Pengelolaan ini menjadi salah satu upaya menjaga kenyamanan pengunjung Dua Masjid Suci sepanjang tahun, termasuk ketika suhu udara di Arab Saudi meningkat.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id