himpuh.or.id

Pelayanan Dinilai Buruk, Saudi Beri Sanksi Tegas Kepada 1.800 Travel Haji Umrah Asing

Kategori : Berita, Ditulis pada : 02 Februari 2026, 08:00:10

WhatsApp Image 2026-02-02 at 10.55.32.jpeg

HIMPUHNEWS - Pemerintah Arab Saudi kembali memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan layanan haji dan umrah. Kali ini, Kementerian Haji dan Umrah mengambil langkah tegas dengan menangguhkan kontrak ribuan agen perjalanan asing yang dinilai tidak memenuhi standar pelayanan.

Kebijakan tersebut diumumkan sebagai bagian dari upaya rutin Saudi untuk menjaga kualitas layanan bagi jamaah dari seluruh dunia sekaligus melindungi hak-hak mereka selama berada di Tanah Suci.

Kontrak Ditangguhkan, Fokus pada Pengajuan Visa Baru

Menurut laporan Kantor Berita Saudi, SPA, Kementerian menyebut penangguhan ini diberlakukan sementara terhadap sekitar 1.800 Agen Perjalanan Asing (ATA) dari total 5.800 mitra resmi pemerintah.

Penangguhan difokuskan pada penanganan permohonan visa baru. Masa sanksi ini berlaku selama 10 hari, dengan kesempatan bagi agen yang terdampak untuk memperbaiki kekurangan berdasarkan hasil evaluasi kinerja. Kontrak akan kembali diaktifkan setelah perbaikan selesai dilakukan dan diverifikasi oleh otoritas terkait.

Jamaah yang Sudah Punya Visa Dipastikan Aman

Kementerian menegaskan kebijakan ini tidak akan berdampak pada jamaah yang sudah mengantongi visa resmi maupun reservasi perjalanan yang telah dikonfirmasi.

Seluruh layanan bagi jamaah tersebut dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Langkah penangguhan ini didasarkan pada sistem klasifikasi serta indikator kinerja yang telah disetujui untuk memastikan seluruh penyedia layanan mematuhi standar operasional tertinggi.

Mekanisme tersebut disebut sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan demi menjamin layanan prima bagi jamaah haji dan umrah.

“Alat pemantauan dan evaluasi kami akan terus diterapkan untuk meningkatkan keandalan sistem secara menyeluruh. Melindungi hak-hak jamaah haji dan umrah adalah prioritas utama dalam setiap langkah pengaturan yang kami ambil,” jelas Dr. Ghassan an-Nuymi, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.

Agen yang Bandel Terancam Proses Hukum

Kementerian juga mengingatkan bahwa lembaga yang tidak memperbaiki kinerja dalam batas waktu yang diberikan akan menghadapi sanksi lebih lanjut.

Dr. an-Nuymi menegaskan seluruh prosedur hukum akan diterapkan bagi agen yang gagal memenuhi tenggat perbaikan dan tidak menunjukkan peningkatan sesuai ketentuan.

Saudi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman ibadah yang aman, lancar, dan bermakna bagi seluruh tamu Allah melalui kerja sama dengan mitra perjalanan yang dinilai andal.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id