himpuh.or.id

Penerbangan Umrah Berjalan Normal, 80 Jemaah Berangkat dari Bandara Soetta

Kategori : Berita, Ditulis pada : 02 Maret 2026, 08:00:24

WhatsApp Image 2026-03-02 at 11.30.14.jpeg

HIMPUHNEWS - Aktivitas keberangkatan jemaah umrah dari Indonesia mulai berjalan normal di tengah dinamika situasi Timur Tengah. Sejumlah jemaah tercatat tetap berangkat ke Arab Saudi tanpa kendala berarti, menegaskan bahwa perjalanan ibadah umrah masih dapat dilaksanakan dengan aman dan terpantau.

Sebanyak 80 jemaah umrah diberangkatkan menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu, 1 Maret 2026, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Rombongan tersebut diterbangkan menggunakan maskapai Saudia Airlines.

Tidak Ada Penundaan, Jemaah Berangkat Sesuai Jadwal

Di tengah adanya eskalasi kawasan yang sempat berdampak pada pembatalan sejumlah penerbangan internasional, keberangkatan jemaah umrah ini berlangsung tanpa penundaan.

Tour Leader Agen Haji dan Umrah Ventour, Teguh Imam Santoso, memastikan seluruh jemaah dalam rombongannya berangkat sesuai rencana.

"Jemaah kami ada 80 jiwa dan seluruhnya berangkat tanpa ada penundaan. Semoga eskalasi Timur Tengah kembali normal," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad (01/03).

Ia menyebutkan, rombongan tersebut bertolak sekitar pukul 19.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Jeddah pada Senin dini hari. Teguh juga mengingatkan jemaah agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari penyelenggara perjalanan.

Pemerintah Minta Jemaah Tetap Tenang

Pemerintah turut menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menyikapi perkembangan situasi regional. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta jemaah umrah yang berada di Arab Saudi maupun keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang.

Menurut Dahnil, Kementerian Haji dan Umrah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta otoritas Arab Saudi untuk memastikan kondisi jemaah tetap aman dan terlayani dengan baik.

Selain itu, pemerintah juga menjalin komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), khususnya untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan kepulangan jemaah.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel. Maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” kata Dahnil.

Ibadah Haji 2026 Tetap Sesuai Rencana

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah guna menghindari keresahan.

Terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan hingga kini belum terdapat dampak terhadap tahapan yang sedang berjalan. Seluruh proses perencanaan dan koordinasi disebut tetap berlangsung sesuai jadwal.

“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” ucap Dahnil.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id