himpuh.or.id

Arab Saudi Ajak Umat Islam Ikut Pantau Hilal Syawal pada 18 Maret 2026

Kategori : Berita, Ditulis pada : 17 Maret 2026, 09:30:08

000_36YV4QD.jpg

HIMPUHNEWS - Pemerintah Arab Saudi melalui Mahkamah Agung Arab Saudi mengimbau umat Islam di seluruh wilayah kerajaan untuk memantau kemunculan hilal bulan Syawal 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Maret 2026. Hasil pemantauan tersebut akan menentukan kapan Hari Raya Idul Fitri tahun ini dirayakan.

Seruan pemantauan hilal itu disampaikan Mahkamah Agung pada Senin, 16 Maret 2026. Umat Islam yang berhasil melihat hilal diminta segera melaporkan temuannya kepada otoritas setempat.

Laporan Kesaksian Hilal ke Pengadilan

Melansir saudigazette, Mahkamah Agung meminta siapa pun yang melihat hilal Syawal—baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong—untuk melapor ke pengadilan terdekat dan mendaftarkan kesaksiannya secara resmi.

Bagi warga yang tidak dapat langsung mendatangi pengadilan, mereka diminta menyampaikan laporan ke pusat atau lembaga terdekat yang dapat meneruskan laporan tersebut kepada otoritas peradilan.

Metode kesaksian kolektif ini menjadi dasar penentuan awal bulan Hijriah di Arab Saudi. Mahkamah Agung akan meninjau seluruh laporan yang masuk sebelum mengeluarkan keputusan resmi.

Penentuan Idul Fitri 2026

Dalam kalender Islam, satu bulan Hijriah berlangsung selama 29 atau 30 hari. Karena itu, pemantauan hilal menjadi penentu apakah Ramadan berakhir pada hari ke-29 atau genap 30 hari.

Jika hilal terlihat pada malam 18 Maret, maka Ramadan akan berakhir pada 29 hari dan Idul Fitri akan jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

Namun jika hilal tidak terlihat, Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari dan Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Pengumuman resmi mengenai awal Syawal diperkirakan disampaikan pada malam 18 Maret setelah Mahkamah Agung Arab Saudi meninjau seluruh laporan pemantauan hilal dari berbagai wilayah kerajaan.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id