himpuh.or.id

Saudi Pastikan Pelaksanaan Haji 2026 Bebas dari Wabah Hentavirus

Kategori : Berita, Ditulis pada : 20 Mei 2026, 10:00:06

WhatsApp Image 2026-05-20 at 07.06.45 (2).jpeg

HIMPUHNEWS - Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2026, otoritas kesehatan Arab Saudi memastikan virus Hantavirus tidak menjadi ancaman serius bagi jutaan jemaah yang akan datang ke Tanah Suci. Pemerintah Saudi menilai risiko masuknya virus tersebut ke wilayah kerajaan berada pada level sangat rendah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Otoritas Kesehatan Masyarakat Arab Saudi atau Weqaya menyusul munculnya kekhawatiran global setelah wabah Hantavirus ditemukan di kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik.

Wabah tersebut dilaporkan menyebabkan tiga orang meninggal dunia, masing-masing pasangan asal Belanda dan seorang warga negara Jerman. Sejumlah negara kemudian bergerak melakukan pelacakan terhadap penumpang kapal yang sempat turun sebelum virus terdeteksi, termasuk pihak yang melakukan kontak erat.

Arab Saudi Klaim Sistem Kesehatan Siap Hadapi Risiko

Weqaya menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan wabah bersama organisasi kesehatan internasional. Berdasarkan hasil asesmen terbaru, kemungkinan virus masuk ke Arab Saudi dinilai sangat kecil.

Otoritas kesehatan Saudi juga menyebut sistem kesehatan dan pengawasan yang dimiliki kerajaan saat ini menjadi penghalang kuat terhadap potensi penyebaran penyakit.

Sistem tersebut meliputi jalur peringatan dini, pengawasan epidemiologi, pemantauan keamanan pangan, kontrol kesehatan lingkungan, pengawasan perbatasan, hingga prosedur pencegahan yang telah diterapkan di seluruh wilayah Saudi.

Jemaah Haji Diimbau Tetap Tenang

Pemerintah Saudi meminta jemaah haji dan wisatawan musim panas tetap menjalankan langkah pencegahan kesehatan umum tanpa perlu panik berlebihan terkait Hantavirus.

Menurut Weqaya, penularan virus dari manusia ke manusia tergolong jarang terjadi. Kasus penularan antar manusia hanya ditemukan dalam kondisi terbatas yang melibatkan jenis strain tertentu dan kontak erat berkepanjangan.

Meski demikian, otoritas kesehatan tetap melakukan pengawasan ketat mengingat Hantavirus memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Hingga saat ini belum terdapat pengobatan berlisensi khusus untuk Hantavirus. Virus tersebut disebut memiliki tingkat kematian hingga 50 persen.

Pernyataan resmi dari Weqaya muncul di tengah persiapan besar Arab Saudi menghadapi kedatangan jutaan jemaah haji dari berbagai negara pada musim haji 1447 Hijriah.

Pemerintah Saudi selama beberapa tahun terakhir memperkuat sistem mitigasi kesehatan haji melalui pengawasan pintu masuk negara, sistem deteksi dini penyakit menular, hingga kesiapan layanan kesehatan di area pelaksanaan ibadah haji.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id