himpuh.or.id

Saudia-Garuda Perluas Kerja Sama, Buka Akses 120 Destinasi hingga Perkuat Penerbangan Haji-Umrah

Kategori : Berita, Ditulis pada : 31 Agustus 2026, 10:00:46

WhatsApp Image 2026-08-31 at 07.07.53 (1).jpeg

HIMPUHNEWS — Konektivitas penerbangan antara Indonesia dan Arab Saudi bakal semakin luas. Saudia dan Garuda Indonesia memperdalam kemitraan strategis melalui penandatanganan kesepakatan kerangka kerja komersial bersama yang akan membuka akses ke lebih dari 120 destinasi, termasuk memperkuat perjalanan Haji dan Umrah jemaah Indonesia.

Kerja sama tersebut menjadi fase baru integrasi jaringan kedua maskapai. Selain Indonesia dan Arab Saudi, jaringan yang terhubung mencakup Australia, Timur Tengah, Eropa hingga Afrika.

Melansir laman ajel.sa, kesepakatan ditandatangani oleh Director General Saudia Group Ibrahim Al-Omar dan CEO Garuda Indonesia Glenny Kairupan, disaksikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amoudi.

Kesepakatan terbaru ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang diumumkan pada Juli 2026.

Setelah kerangka kerja komersial bersama ditandatangani, Saudia dan Garuda akan memulai proses memperoleh persetujuan regulator serta menyelesaikan berbagai perjanjian dan pengaturan yang dibutuhkan.

Bisnis bersama tersebut direncanakan mulai berjalan pada 2027, setelah memperoleh persetujuan regulator.

Terhubung ke Lebih dari 120 Destinasi

Integrasi jaringan menjadi salah satu bagian utama dari kemitraan kedua maskapai.

Melalui kombinasi jaringan Saudia dan Garuda Indonesia, penumpang nantinya dapat memperoleh akses ke lebih dari 120 destinasi di berbagai pasar yang dilayani keduanya.

Garuda memiliki jaringan yang mencakup Indonesia dan Australia. Sementara Saudia mempunyai cakupan luas di Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.

Integrasi tersebut diharapkan memperluas pilihan perjalanan antara Indonesia dan Australia di satu sisi serta Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika di sisi lainnya.

Peluang perluasan jaringan juga masih terbuka melalui pengembangan rute baru maupun penerbangan langsung menuju destinasi tambahan.

Director General Saudia Group Ibrahim Al-Omar mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam kemitraan Saudia dengan Garuda Indonesia.

“Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam kemitraan kami dengan Garuda Indonesia. Dengan mengintegrasikan jaringan luas kami, kami membuka peluang perjalanan yang lebih besar ke lebih dari 120 destinasi, termasuk Indonesia, Australia, Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika. Ambisi kami lebih dari sekadar memperluas konektivitas; kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih mulus dan terintegrasi bagi para penumpang, sekaligus terus meningkatkan perjalanan bagi jemaah Haji dan Umrah dari Indonesia menuju Kerajaan Arab Saudi,” kata Ibrahim.

Penerbangan Haji dan Umrah Jadi Fokus Khusus

Di tengah perluasan jaringan penerbangan global tersebut, perjalanan Haji dan Umrah dari Indonesia mendapatkan perhatian khusus dalam kemitraan Saudia dan Garuda.

Kedua maskapai akan bekerja untuk meningkatkan konektivitas sekaligus pengalaman perjalanan jemaah Indonesia menuju Arab Saudi.

Fokus tersebut menempatkan penerbangan Haji dan Umrah sebagai salah satu bagian strategis dalam integrasi layanan kedua maskapai, di samping perluasan konektivitas penerbangan reguler.

Kerja sama juga akan mencakup integrasi pilihan tarif serta peluncuran berbagai inisiatif komersial bersama untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada penumpang.

Pengalaman perjalanan juga akan diperkuat melalui kerja sama pada program loyalitas, layanan teknis, dan layanan bandara.

Dengan demikian, integrasi yang direncanakan tidak hanya menyangkut penambahan pilihan destinasi, tetapi juga pengalaman penumpang pada berbagai tahapan perjalanan.

Garuda: Buka Peluang Baru

CEO Garuda Indonesia Glenny Kairupan menilai kesepakatan tersebut sebagai tonggak baru dalam kemitraan Garuda dengan Saudia.

“Kesepakatan ini merupakan tonggak penting dalam kemitraan kami dengan Saudia dan membuka prospek baru untuk memanfaatkan integrasi jaringan kami. Jaringan Garuda mencakup Indonesia dan Australia, sementara Saudia memiliki cakupan luas di Kerajaan Arab Saudi, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika. Melalui integrasi ini, kami memperluas pilihan perjalanan, menghubungkan lebih banyak destinasi dan pasar, serta memberikan pengalaman yang lebih lancar bagi para pelancong,” kata Glenny.

Kolaborasi tersebut selanjutnya akan bergerak menuju fase bisnis bersama yang lebih terintegrasi.

Garuda dan Saudia berencana meningkatkan koordinasi dalam perencanaan jaringan, inisiatif komersial, hingga pengalaman penumpang pada setiap tahap perjalanan.

Kedua maskapai juga akan mengeksplorasi peluang untuk menyatukan titik-titik pelayanan di bandara.

“Seiring kemitraan kami memasuki fase bisnis bersama yang lebih terintegrasi, kami berharap dapat meningkatkan koordinasi dalam perencanaan jaringan, inisiatif komersial, dan pengalaman penumpang pada setiap tahap perjalanan, termasuk mengeksplorasi peluang untuk menyatukan titik layanan di bandara. Kami yakin langkah-langkah ini akan memperkuat kehadiran kedua maskapai di pasar sasaran, memberikan nilai lebih besar kepada penumpang, serta mendukung pertumbuhan kemitraan yang berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Jika seluruh persetujuan dan pengaturan yang diperlukan rampung, bisnis bersama Saudia dan Garuda Indonesia tersebut ditargetkan mulai diluncurkan pada 2027.

Kemitraan itu nantinya tidak hanya memperbesar jangkauan kedua maskapai ke lebih dari 120 destinasi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan perjalanan yang semakin terintegrasi, termasuk bagi jemaah Indonesia yang melakukan perjalanan Haji dan Umrah ke Arab Saudi.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id