himpuh.or.id

HP Jemaah Haji Paling Sering Hilang di Bandara, Tim Lost and Found Siaga 24 Jam

Kategori : Berita, Ditulis pada : 06 Mei 2026, 08:30:28

WhatsApp Image 2026-05-06 at 09.46.27.jpeg

HIMPUHNEWS - Arus kedatangan ribuan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi tak hanya menyita perhatian petugas layanan ibadah, tetapi juga tim penanganan barang hilang. Daerah Kerja (Daker) Bandara membentuk Tim Lost and Found yang disiagakan selama 24 jam untuk membantu menemukan barang milik jemaah yang tertinggal di area bandara.

Telepon seluler atau HP menjadi barang yang paling sering hilang atau tertinggal. Petugas bahkan menemukan sejumlah barang masih berada di area X-ray, bus pengangkut jemaah, hingga tertinggal di dalam kabin pesawat.

Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, mengatakan Tim Lost and Found dibentuk secara mandiri oleh Daker Bandara untuk memberikan perlindungan tambahan kepada jemaah haji Indonesia.

Menurutnya, tim tersebut diperkuat personel Perlindungan Jemaah (Linjam) dan dibantu mukimin yang bertugas sebagai penghubung di lapangan.

"Tim lost and found ini sebetulnya tim yang kita bentuk sendiri, tidak ada struktur baku dari Jakarta. Cara kerjanya, kita menyisir berbagai titik kedatangan jemaah, mulai dari area X-ray, ruang tunggu, hingga ke dalam bus," ujar Abdul Basir kepada tim Media Center Haji di Madinah, Senin (4/5/2026).

Petugas melakukan penyisiran rutin di sejumlah titik rawan barang tertinggal, terutama saat jemaah baru tiba dan fokus menuju hotel masing-masing.

HP hingga Koper Kecil Sering Tertinggal

Basir mengungkapkan, barang yang paling sering dilaporkan hilang adalah telepon seluler. Banyak jemaah tanpa sadar meninggalkan HP di area pemeriksaan barang atau ruang tunggu bandara.

"Paling banyak sekarang itu HP. Kadang ketinggalan di X-ray, bahkan ada yang belum keluar dari area X-ray barangnya sudah ditinggal. Ada juga koper kecil yang tertinggal di dalam bus. Mestinya turun di hotel, tapi mungkin lupa, jadi ikut muter-muter bersama bus sampai beberapa hari," terangnya.

Selain HP, koper kecil dan barang bawaan pribadi lain juga kerap tertinggal akibat kelelahan jemaah setelah perjalanan panjang menuju Arab Saudi.

Barang Dikirim Langsung ke Hotel Jemaah

Dalam proses pencarian, Tim Lost and Found melakukan pencocokan laporan kehilangan dengan barang yang telah diamankan petugas. Koordinasi dilakukan lintas sektor, termasuk dengan maskapai penerbangan jika barang diduga tertinggal di pesawat.

Petugas juga melakukan pengecekan hingga ke embarkasi asal apabila barang belum ditemukan di area bandara.

"Kalau ditemukan, kami buatkan berita acara dan kita serah terimakan ke Daker Madinah untuk kemudian diantarkan langsung ke jemaah di hotelnya," tambah Basir.

Keberadaan tim ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia, terutama di tengah padatnya aktivitas kedatangan dan mobilitas di bandara Arab Saudi selama musim haji 2026.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id