himpuh.or.id

Masuki Fase Armuzna, Ini Barang Bawaan Penting yang Wajib di Bawa Jemaah Haji

Kategori : Berita, Ditulis pada : 22 Mei 2026, 08:44:09

waspada_haji_ilegal.jpeg

HIMPUHNEWS - Puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi fase paling padat sekaligus paling menguras tenaga dalam seluruh rangkaian haji. Di fase inilah jemaah akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dalam waktu singkat, di tengah kepadatan jutaan orang yang menjalani ibadah serupa.

Karena tingginya mobilitas selama fase tersebut, jemaah haji diimbau membawa barang seperlunya agar tidak menambah beban fisik. Barang bawaan yang terlalu banyak justru berisiko membuat jemaah cepat kelelahan sebelum seluruh rangkaian rukun haji tuntas dijalankan.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M Kementerian Haji dan Umrah RI, fase Armuzna akan dimulai pada 25 Mei 2026, saat jemaah mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah.

Setiap jemaah telah dibekali satu tas khusus Armuzna berbentuk ransel untuk membawa kebutuhan penting selama fase puncak haji. Jemaah juga disarankan membawa tas selempang kecil untuk menyimpan barang yang perlu mudah dijangkau selama perjalanan.

Barang Penting di Tas Selempang

Tas selempang kecil sebaiknya digunakan untuk menyimpan barang-barang penting yang harus selalu berada dalam jangkauan jemaah, terutama dokumen dan kebutuhan pribadi.

Daftar barang yang disarankan dibawa antara lain:

  • Handphone
  • Dompet
  • Kartu identitas
  • Botol semprotan air
  • Tisu
  • Masker
  • Obat pribadi secukupnya

Barang-barang ini dinilai penting untuk menunjang mobilitas jemaah selama berada di tengah keramaian dan pergerakan antarlokasi.

Isi Tas Ransel Armuzna

Sementara itu, tas ransel Armuzna digunakan untuk membawa perlengkapan pendukung yang dibutuhkan selama beberapa hari menjalani puncak ibadah haji.

Barang yang disarankan untuk dibawa meliputi:

  • Baju ganti seperlunya
  • Kain ihram cadangan
  • Perlengkapan mandi ukuran travel
  • Sajadah tipis
  • Charger dan powerbank
  • Bekal konsumsi ringan secukupnya
  • Sandal ringan untuk ke toilet
  • Payung kecil atau topi
  • Kanebo basah

Kementerian Haji juga mengingatkan jemaah agar tidak membawa koper kecil saat menuju Armuzna karena perlengkapan inti sudah dapat dimuat dalam tas ransel yang disediakan.

Jangan Isi Tas dengan Oleh-oleh

Tas Armuzna disiapkan khusus untuk mendukung kebutuhan jemaah selama puncak ibadah haji, bukan untuk membawa barang belanjaan atau oleh-oleh.

Jemaah diingatkan agar tidak menggunakan tas tersebut untuk membawa pulang oleh-oleh karena berat barang sering kali melebihi batas bagasi kabin yang ditetapkan, yakni 7 kilogram.

Dengan membawa perlengkapan secukupnya, jemaah diharapkan dapat menjalani fase Armuzna dengan lebih nyaman, aman, dan tetap menjaga kondisi fisik hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id