himpuh.or.id

Haji 2026 Belum Selesai, Saudi Sudah Tancap Gas Susun Persiapan Haji Tahun 2027

Kategori : Berita, Ditulis pada : 22 Mei 2026, 11:00:23

WhatsApp Image 2026-05-22 at 08.01.29.jpeg

HIMPUHNEWS - Arab Saudi tak menunggu musim haji selesai untuk mulai menyusun agenda tahun berikutnya. Pemerintah Kerajaan memastikan perencanaan penyelenggaraan Haji 2027 akan dimulai pada 12 Zulhijah 1447 H atau 29 Mei 2026, saat rangkaian ibadah haji 2026 masih berlangsung.

Langkah ini menunjukkan pola pengelolaan haji yang semakin terstruktur, seiring upaya Arab Saudi meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mengatakan persiapan musim haji berikutnya dilakukan melalui kerangka kerja terintegrasi yang melibatkan berbagai lembaga pemerintah, kantor urusan haji dari berbagai negara, hingga penyedia layanan haji.

“Sejak musim lalu, kementerian telah mengerjakan rencana terperinci dengan jadwal waktu spesifik dalam koordinasi dengan 78 negara untuk memastikan kelancaran operasional dan mengawasi semua aspek operasional yang terkait dengan tempat-tempat suci, akomodasi di Makkah dan Madinah, transportasi, katering, dan layanan penerbangan,” dicatat dalam forum diskusi pada edisi ketiga Hajj Health and Safety Forum yang diselenggarakan di Jeddah, Rabu.

Koordinasi dengan 78 Negara

Al-Rabiah menjelaskan, penyusunan peta jalan untuk musim haji berikutnya dimulai bahkan sebelum musim haji berjalan berakhir. Pada 12 Zulhijah, kementerian akan menggelar pertemuan dengan kepala kantor urusan haji serta perusahaan penyedia layanan jemaah untuk menyusun roadmap musim selanjutnya.

Menurut dia, sejak musim sebelumnya, pemerintah Saudi telah menyusun rencana terperinci berbasis jadwal bersama 78 negara guna memastikan seluruh aspek operasional berjalan lancar.

Koordinasi tersebut mencakup pengelolaan pergerakan jemaah di area tempat suci, akomodasi di Makkah dan Madinah, transportasi, konsumsi, hingga layanan penerbangan.

Selain pertemuan langsung, pemerintah Saudi juga rutin menggelar rapat virtual dengan kantor urusan haji dari berbagai negara untuk memantau kesiapan serta implementasi rencana yang telah disusun.

Lebih dari 600 Rencana Operasional

Dalam pengelolaan musim haji, Arab Saudi juga mengoperasikan Hajj Projects Management Office yang berada di bawah Program Guests of the Most Merciful, Komite Tertinggi Haji, serta supervisi langsung Emirat Wilayah Makkah.

Kantor ini berperan mengumpulkan dan menyelaraskan rencana operasional dari lebih dari 60 lembaga pemerintah.

Secara total, terdapat lebih dari 600 rencana operasional yang dikoordinasikan agar seluruh pelaksanaan layanan berjalan sinkron tanpa tumpang tindih.

Al-Rabiah menegaskan seluruh lembaga kini bekerja dalam satu sistem terpadu dengan tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.

Soroti Keselamatan Jemaah

Dalam kesempatan itu, Al-Rabiah juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan transportasi dan skema pengelolaan kepadatan jemaah.

Ia memperingatkan agar tidak terjadi pergerakan rombongan secara acak di area tempat suci karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan jemaah.

Menteri Haji Saudi juga mengimbau jemaah tetap berada di dalam tenda di Arafah selama puncak cuaca panas, yakni pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat.

Pertemuan tersebut juga membahas kesiapan penyelenggaraan Haji 2026, termasuk evaluasi layanan operasional dan penguatan koordinasi dengan misi haji dari berbagai negara.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id