Saudi Pangkas Jeda Azan dan Ikamah Selama Musim Haji 2026, Demi Kurangi Kepadatan Jemaah
HIMPUHNEWS - Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah baru untuk mengurai kepadatan jemaah selama musim haji 1447 H/2026 M. Melalui Kementerian Urusan Islam, jeda antara azan dan ikamah di masjid-masjid kawasan haji dipersingkat guna memperlancar mobilitas jutaan jemaah yang memadati Makkah dan area tempat suci.
Kebijakan ini diberlakukan di tengah meningkatnya jumlah jemaah yang beraktivitas di kawasan pusat kota Makkah dan titik-titik utama pelaksanaan ibadah haji. Otoritas Saudi menilai percepatan waktu pelaksanaan salat berjemaah diperlukan untuk mengurangi penumpukan massa, terutama pada jam-jam sibuk.
Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), Kamis (21/5/2026), Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi Abdullatif Al-Sheikh telah menginstruksikan imam dan muazin untuk menerapkan aturan tersebut di seluruh masjid yang melayani jemaah haji, khususnya di Makkah dan kawasan tempat-tempat suci.
Jeda Azan Dipersingkat
Dalam kebijakan tersebut, jeda antara azan dan ikamah untuk salat Subuh ditetapkan selama 15 menit. Sementara untuk salat Zuhur, Ashar, Magrib, dan Isya, waktu tunggunya dipangkas menjadi 5 menit.
Tak hanya itu, durasi gabungan khutbah dan salat Jumat juga dibatasi maksimal 15 menit.
Menurut laporan SPA, kebijakan ini merupakan bagian dari rencana operasional pemerintah Saudi dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah selama musim haji.
"Dengan mempertimbangkan kondisi keramaian dan untuk meringankan beban jemaah pada jam-jam sibuk," lapor SPA.
Demi Kelancaran Pergerakan Jemaah
Langkah ini disebut sebagai respons atas lonjakan jumlah jemaah yang memadati kawasan pusat Makkah dan lokasi-lokasi suci selama musim haji.
Dengan jeda yang lebih singkat, pemerintah berharap arus keluar-masuk jemaah di area masjid dapat berlangsung lebih tertib dan lancar, sekaligus mengurangi risiko penumpukan di jalur pedestrian sekitar lokasi ibadah.
Selain mempercepat mobilitas, kebijakan ini juga ditujukan untuk menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman, aman, dan tertib bagi jemaah yang datang dari berbagai negara.
Kebijakan tersebut menambah daftar langkah penyesuaian layanan yang dilakukan Arab Saudi sepanjang musim haji tahun ini untuk mengelola kepadatan dan meningkatkan kenyamanan ibadah.
Mohon untuk memberikan komentar dengan jelas, sopan, dan bijaksana
Segala tulisan di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang sulit dihilangkan
Segala tulisan yang memberikan sentimen negatif terkait SARA, ujaran kebencian, spamming, promosi, dan berbagai hal yang bersifat provokatif atau melanggar norma dan undang-undang dapat diproses lebih lanjut sesuai undang-undang yang berlaku

